Selasa, 18 Januari 2022 09:05

Jawaban Kapolda Sulsel Soal Bayi Meninggal di Ambulans: Kami Selalu Siapkan Pengawalan

Irjen Pol Nana Sudjana
Irjen Pol Nana Sudjana

Nana mengaku pihaknya tidak hanya menyiapkan pengawalan untuk iring-iringan mayat. Tetapi juga pengawalan ambulans emergency.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Nana Sudjana merespons viralnya kasus seorang bayi yang meninggal di ambulans lantaran terjebak macet. Kapolda mengatakan, ia telah menginstruksikan personel agar selalu siap mengawal ambulans emergency.

Kapolda Nana sebelumnya disoroti netizen karena dianggap bertanggung jawab atas kematian bayi itu. Kebijakan Kapolda yang melarang pengawalan tim escorting untuk ambulans, membuat ambulans terjebak macet. Akhirnya, nyawa sang bayi gagal diselamatkan.

Tudingan itu berawal dari viralnya sebuah video di media sosial yang direkam oleh sopir ambulans. Dalam unggahannnya sang sopir menyebut gagal menyelamatkan nyawa pasien atau bayi yang dibawanya lantaran tidak adanya pengawalan escorting.

Baca Juga

Video itu pun akhirnya beredar luas usai akun Instagram milik info_kejadian_makassar memposting video tersebut dengan menuliskan caption menohok.

Video tersebut langsung viral. Warga menyudutkan pihak kepolisian. Dalam video tersebut, sopir ambulans menyebut bahwa pihaknya membawa pasien bayi yang dalam kondisi kritis dan harus dirujuk ke RSUD Daya.

“Karena peraturan dari Kapolda Sulsel meniadakan tim escorting/pengawal ambulans di Makassar, akhirnya pasien yang dirujuk ke RS Daya, meninggal dalam perjalanan karena macet tanpa adanya pengawalan dari tim escorting,” tulis akun tersebut yang diposting pada Senin (17/1/22).

“Saya selaku driver ambulans tidak setuju akan adanya larangan tim escorting/pengawal di Kota Makassar,” tulisnya lagi dalam unggahan yang disertai video itu.

Menanggapi hal itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sujana memberi penjelasan. Menurut mantan Kapolda Metro Jaya ini, bahwa pihaknya sudah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk berkoordinasi ke pihak rumah sakit atau ambulans yang membutuhkan pengawalan.

“Masyarakat kalau ada yang meninggal silakan minta bantuan ke polisi. Itu sudah saya perintahkan. Kita ini punya para direktur lalu lintas, kapolres untuk selalu koordinasi dengan rumah sakit. Saya di Sulawesi Selatan itu untuk mengabdi loh, bukan untuk mematikan orang,” tegas Irjen Nana.

Begitu juga dengan ambulans emergency, Nana meminta masyarakat berkoordinasikan dengan kepolisian untuk dikawal.

"Anggota kita siap kok untuk pengawalan. Kapan saja dibutuhkan,” katanya menambahkan.

Nana juga mengaku bahwa pihaknya tidak hanya menyiapkan pengawalan untuk iring-iringan mayat. Tetapi juga pengawalan bagi ambulans emergency. Kebijakan pengawal oleh kepolisian itu, kata dia, untuk mengantisipasi adanya perseteruan di jalan dengan pengendara lain.

"Jadi kami sudah siapkan semua kok pengawalan. Karena kita tahu seperti kejadian kemarin itu ada pengawal jenazah masuk tol, ada juga yang merusak mobil pengendara lain, makanya kita sediakan pengawalan,” tandas Nana.

Penulis : Supriadi
Editor : Muh. Syakir
#Kapolda Sulsel Irjen Pol Nana Sudjana #Viral #Bayi Meninggal di Ambulans
Berikan Komentar Anda