JENEPONTO, PEDOMANMEDIA - Nama Kapolres dan Kasat Narkoba Jeneponto dicatut dengan modus penipuan.
Hal ini berkaitan dengan pengakuan Basiri(49), keluarga dekat JS terduga tersangka bandar narkoba yang ditahan di Mapolres Jeneponto dimintai sejumlah uang mengatasnamakan Kasat Narkoba Polres Jeneponto AKP Syahrul.
"Melalui sambungan telepon orang yang mengaku AKP Syahrul minta dikirimi uang kepada keluarga dekat terduga tersangka bandar narkoba," ujarnya, Selasa (25/1/2022).
Basiri menyebutkan jumlah uang yang diminta orang yang mengaku Kasat Narkoba Jeneponto sebesar Rp30 juta dengan dalih untuk menyelesaikan kasus narkoba yang membelit JS.
"Ada dua nomor ponsel yang hubungi saya. Satu mengaku atas nama Kapolres yang satunya atas nama Kasat Narkoba Jeneponto, AKP Syahrul," jelas Basiri.
Basiri menyatakan pihaknya telah mentransferkan uang Rp30 juta via rekening seperti arahan dari si penelpon.
"Saya sempat mentransfer uang sebanyak Rp30 juta ke rekening yang diberikan serta membawa materai dua lembar sesuai petunjuknya yang mengaku pihak Kepolisian Polres Jeneponto lewat telpon. Namun berselang waktu kemudian, saya menghadap ke Polres Jeneponto dan mempertanyakan hal tersebut, namun dijawab seorang polisi, bahwa bapak tertipu. Itu penipuan," katanya .
Sementara itu Kasat Narkoba Polres Jeneponto, AKP Syahrul saat dihubungi lewat aplikasi WhatsApp, mengaku dan menapik bahwa penelpon tersebut bukan dirinya dan menapik bukan suaranya.
"Saya tidak pernah komunikasi pak Sekdes," jelasnya.
Hal senada diungkapkan Sekretaris Desa (Sekdes) Baraya, M Yusuf Jamal sempat ditelpon oleh seseorang yang mengaku AKP Syahrul dan meminta nomor ponsel Kepala Dusun Bangkeng Nunu Desa Baraya Kecamatan Botoramba, yang merupakan alamat terduga tersangka JS bandar narkoba tersebut.
"Secara spontan saya kirimkan nomor HPnya pak dusun," sebut Yusuf.
Penulis: Mahmud Sewang
BERITA TERKAIT
-
Diduga Dibunuh, Pria di Jeneponto Ditemukan Tewas Penuh Luka
-
Polisi Tangkap Pria Jeneponto yang Parangi Istri, Ternyata Residivis Narkoba
-
Dua Pegawai Setda Jeneponto Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dana Rutin Operasional
-
Tinjau Gudang Logistik KPU, Kapolres Jeneponto Temukan Sejumlah Masalah
-
Buntut Kasus Narkoba, Satpol PP Pemprov Sulsel Tes Urine Dadakan