WAJO, PEDOMANMEDIA - Bupati Wajo Amran Mahmud mengklaim selama tiga tahun kepemimpinan Duo Amran, jumlah desa tertinggal semakin berkurang. Saat ini tersisa 3 desa tertinggal.
"Sesuai data terbaru, jumlah desa tertinggal di Wajo sisa tiga desa. Bahkan, 27 desa masuk kategori desa maju di Indonesia. Dua desa lainnya naik menjadi desa mandiri, yakni Desa Assorajang dan Desa Pakkanna," ujar Amran.
Wakil Bupati Wajo Amran saat membacakan capaian keberhasilan Wajo di refleksi tiga tahun kepemimpinan duo Amran, mengurai, capaian ini berkat sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
"Tentu hal ini tidak lepas dari kerja sama dan kerja keras para Kepala Desa yang berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, sehingga desa yang ada di Kabupaten Wajo menjadi semakin baik dan mampu memenuhi sendiri kebutuhan masyarakat di wilayahnya," ujar Amran.
Amran mengungkapkan, bahwa perhatian Pemkab Wajo kepada pemerintah desa sebagai ujung tombak pelayanan publik juga terus dilakukan. Termasuk dalam mempermudah pelayanan kepada warga.
Selain peningkatan tunjangan perangkat desa sejak tahun 2020 melalui APBDes, pada tahun 2021 sebanyak 142 Kepala Desa dan 1.075 orang perangkat desa telah tercover dalam BPJS Kesehatan.
Pada kesempatan itu, Amran juga mengungkapkan, Kabupaten Wajo juga menjadi salah satu dari 3 besar kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dengan indeks sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dengan nilai indeks sebesar 2,42.
Selain itu, melalui koordinasi Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik telah hadir berbagai aplikasi layanan administrasi dan layanan publik dalam rangka percepatan pelayanan, antara lain aplikasi terkait pemantauan dan evaluasi perkembangan pandemi Covid-19, Cyber Hoax, Sistem Informasi Desa, dan Akun Desa di 128 Desa.
BERITA TERKAIT
-
Jadi Narasumber Dialog Demokrasi, Bupati Amran Cerita Jatuh Bangun di Politik
-
Momen Duo Amran Pamit di Apel Akbar: Terima Kasih Masyarakat Wajo
-
Lantik Dewas PDAM, Bupati Wajo Singgung Tunggakan Pelanggan yang Sempat Bengkak dan Kini Menyusut
-
Amran Mahmud: Pemilu Berkualitas Bisa Dicapai jika PPS Berintegritas
-
Rakor dengan KPU, Bupati Wajo Ingatkan Potensi Kerawanan Pemilu