TATOR, PEDOMANMEDIA - Kapolres Tana Toraja (Tator) AKBP Juara Silalahi, kunjungi warga korban bencana tanah longsor yang saat ini berada di tenda pengungsian, yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, di Dusun Kayangan Lembang Rano Tengah Kecamatan Rano Tengah, Tator, Kamis (24/2/2022).
Informasi yang dihimpun langsung dari lokasi pengungsian, sudah 8 hari warga mengungsi di tenda pengungsian tersebut, terhitung sejak Kamis malam 17 Februari 2022 lalu.
Menurut warga yang berada di tenda pengungsian, kejadian tanah longsor terjadi pada hari Kamis lalu, yang kemudian disusul pada malam harinya, sehingga membuat warga panik, dan mengungsi mencari tempat yang aman.
Sebanyak 5 rumah yang mengalami kerusakan parah dan tertimbun tanah longsor, dan 2 diantaranya dalam keadaan rawan terjadi longsor susulan karena kondisi lahan area rumah tersebut sudah retak, sehingga sebanyak tujuh Keluarga akhirnya mengungsi di posko tenda pengungsian.
Kapolres Tator AKBP Juara Silalahi yang tiba di tenda pengungsian, langsung meninjau lokasi longsor dan menyerahkan paket bantuan sosial berupa beras, mie instan, dan air mineral.
" Saya ucapkan terimakasih kepada rekan - rekan para kasat yang berpartisipasi mengulurkan tangan meringankan beban saudara - saudara kita yang saat ini tertimpa bencana, dengan niat untuk berbagi kasih, hari ini kita melihat langsung kondisi saudara kita yang berada di tenda pengungsian, ada 7 kepala keluarga disini yang memang sangat membutuhkan bantuan," ujar Juara Silalahi.
Juara Silalahi berharap bantuan tersebut dapat meringankan dan membantu korban bencana tanah longsor selama berada di tenda pengungsian.
Selain dari bantuan pangan, Kapolres juga meminta kepada Kapolsek Bonggakaradeng, AKP Wellem Panggeso, untuk terus memantau perkembangan situasi, baik situasi kemungkinan terjadinya tanah longsor susulan, maupun kondisi terakhir dari para pengungsi yang berada di tenda pengungsian tersebut.
"Saya minta kepada Kapolsek Bonggakaradeng dan Danramil Bonggakaradeng untuk memonitor perkembangan situasinya, jika terjadi sesuatu agar segera dilaporkan untuk di tindak lanjuti," pungkas Juara Silalahi.
Saat kunjungi tenda pengungsian korban bencana tanah longsor di dusun kayangan, Lembang Rano Tengah, Kapolres Tator mengikut sertakan Danramil Bonggakaradeng Lettu Inf Yuda Kalalembang, Kapolsek Bonggakaradeng, bersama sejumlah perwira pertama Polres Tator.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Kapolres Tana Toraja (Tator) AKBP Juara Silalahi, kunjungi warga korban bencana tanah longsor yang saat ini berada di tenda pengungsian, yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, di Dusun Kayangan Lembang Rano Tengah Kec. Rano Tengah, Tana Toraja, Kamis (24/2/2022).
Informasi yang dihimpun langsung dari lokasi pengungsian, sudah 8 hari warga mengungsi di tenda pengungsian tersebut, terhitung sejak Kamis malam 17 Februari 2022 lalu.
Menurut warga yang berada di tenda pengungsian, kejadian tanah longsor terjadi pada hari Kamis Minggu lalu, yang kemudian disusul pada malam setiap harinya, sehingga membuat warga panik, dan mengungsi mencari tempat yang aman.
Sebanyak 5 rumah yang mengalami kerusakan parah dan tertimbun tanah longsor, dan 2 diantaranya dalam keadaan rawan terjadi longsor susulan karena kondisi lahan area rumah tersebut sudah retak, sehingga sebanyak tujuh Keluarga akhirnya mengungsi di posko tenda pengungsian.
Kapolres Tator AKBP Juara Silalahi yang tiba di tenda pengungsian, langsung meninjau lokasi longsor dan menyerahkan paket bantuan sosial berupa beras, mie instan, dan air mineral.
" Saya ucapkan terimakasih kepada rekan - rekan para kasat yang berpartisipasi mengulurkan tangan meringankan beban saudara - saudara kita yang saat ini tertimpa bencana, dengan niat untuk berbagi kasih, hari ini kita melihat langsung kondisi saudara kita yang berada di tenda pengungsian, ada 7 kepala keluarga disini yang memang sangat membutuhkan bantuan," ujar Juara Silalahi.
Juara Silalahi berharap bantuan tersebut dapat meringankan dan membantu korban bencana tanah longsor selama berada di tenda pengungsian.
Selain dari bantuan pangan, Kapolres juga meminta kepada Kapolsek Bonggakaradeng, AKP Wellem Panggeso, untuk terus memantau perkembangan situasi, baik situasi kemungkinan terjadinya tanah longsor susulan, maupun kondisi terakhir dari para pengungsi yang berada di tenda pengungsian tersebut.
"Saya minta kepada Kapolsek Bonggakaradeng dan Danramil Bonggakaradeng untuk memonitor perkembangan situasinya, jika terjadi sesuatu agar segera dilaporkan untuk di tindak lanjuti," pungkas Juara Silalahi.
Saat kunjungi tenda pengungsian korban bencana tanah longsor di dusun kayangan, Lembang Rano Tengah, Kapolres Tana Toraja mengikut sertakan
Danramil Bonggakaradeng Lettu Inf. Yuda Kalalembang, Kapolsek Bonggakaradeng, bersama nomor pertama Polres Tana Toraja.
BERITA TERKAIT
-
PMKRI- GMKI Soroti Pembangunan Musala di Buntu Burake: Kapolres Tator Lakukan Penyalahgunaan Wewenang
-
Enam Pelaku Pengeroyokan di Makale Serahkan Diri ke Polisi
-
Polres Tator Bersama Tim Jibom Polda Sulsel Musnahkan Granat Temuan Warga
-
Kapolres Tator Cek Kesiapan Pos di Perbatasan Jelang Tahun Baru
-
Kebakaran Horor di Tator, Pria Uzur Tewas Terpanggang dan Tinggal Tengkorak