Kamis, 31 Maret 2022 11:15

8 Mega Proyek Sulsel Diakomodir, Ada Kereta Api Hingga Listrik Gratis

Sudirman Sulaiman
Sudirman Sulaiman

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengharapkan agar 10 program lainnya yang dalam pembahasan mendapat dukungan dari DPR/DPRD.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah pusat mengakomodir 8 mega proyek Sulawesi Selatan yang akan digulirkan tahun 2023. Proyek kereta api Makassar-Parepare menjadi salah satu prioritas.

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setya Budi menyampaikan, Sulsel mendapat perhatian serius karena menjadi cermin Indonesia Timur. Selain 8 proyek, ada 10 lainnya dalam pembahasan.

"Ini sangat penting, karena menunjukkan pembangunan daerah harus terintegrasi dan terkonektivitas dengan pembangunan nasional," kata Teguh, Rabu (30/3/2022).

Baca Juga

Adapun dukungan Prioritas Urusan Nasional Tahun 2023 untuk 465 sub kegiatan dukungan kinerja dialokasikan mencapai Rp1.771.727.226.344.

3 urusan dengan pagu terbesar yakni 20,8 persen untuk urusan sosial, 19% untuk pekerjaan umum dan penataan ruang dan 18,8 persen untuk urusan pendidikan.

Sedangkan, target Indikator Makro Pembangunan 2023

Sulsel mencakup pertumbuhan ekonomi 4,71-6,18 persen, tingkat pengangguran terbuka 6,28 persen, indeks pembangunan manusia 73,05, rasio gini 0,381 dan tingkat kemiskinan: 8,26 persen.

"Untuk itu kami minta pemerintah daerah, kita harapkan lebih serius dan besar pada pelaksanaan urusan wajib pemerintahan yang terkait dengan pelayanan dasar," sebut Teguh.

Teguh mengemukakan, adapun proyek yang diakomodir di tahun 2023 sebanyak 8 usulan proyek diterima dan 10 sedang dibahas lebih lanjut. Yang diterima di antaranya pembangunan jalur KA Makassar - Parepare, Pembangunan dan Jaringan Listrik Gratis Bagi Rumah Tangga Tidak Mampu (Kwh Gratis) di Sulsel, Pembangunan Bandara Buntu Kunik (Kabupaten Tana Toraja), Pengembangan/pembangunan bandar Udara Arung Palakka Bone, Pembangunan Bendungan Jenelata (Kabupaten Gowa), Pembangunan Embung untuk Mendukung Kawasan Pariwisata (Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Tana Toraja), Pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin, pengembangan pelabuhan (Kabupaten Barru).

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengharapkan agar 10 program lainnya yang dalam pembahasan mendapat dukungan dari DPR/DPRD.

"Pertama-tama saya juga mengucapkan terima kasih. Dari Pemerintah Pusat, Bapak Presiden Joko Widodo melalui Kementerian. Tadi disampaikan di 2023 delapan program usulan delapan diakomodir dan 10 dalam pembahasan lebih lanjut. Mudah-mudahan anggota DPR bisa membantu kita dan DPD nantinya," jelasnya.

Termasuk proyek kereta api Makassar-Parepare perencanaan bulan Oktober 2022 bisa dioperasikan. Bersama PT Kereta Api Indonesia melakukan konsorsium pengoperasian dan pengadaan gerbong kereta api bersama Perseroda Sulsel.

Ia menegaskan, pentingnya musyawarah dan koordinasi serta sinergitas Pemerintah Pusat, Provinsi dan kabupaten/kota agar program dapat berjalan.

"Musrembang provinsi dijadikan tempat menyampaikan pokok pikiran kepada provinsi yang saat ini dalam tingkat RKPD untuk 2023. Momentum inilah untuk melakukan pengimputan. Masukan kepala daerah dan daerah perlu untuk menyatukan program," ujarnya.

Sedangkan, Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika menyampaikan pokok pikiran DPRD sebagai amanah yang dibawa anggota dewan dari daerah pemilihan masing-masing sebagai bukti komitmen melibatkan partisipasi masyarakat dalam tahapan perencanaan pembangunan.

"Usulan pokok-pokok pikiran DPRD Sulsel Tahun Anggaran 2023 untuk pimpinan dan anggota DPRD Sulsel, sebanyak 5.734 usulan dari 85 anggota dan telah tervalidasi untuk diteruskan ke Musrembang sebanyak 5.398 usulan dan tidak tervalidasi 336 usulan," sebutnya.

Pokok-pokok pikiran dewan hasil penjaringan aspirasi yang disepakati dalam rapat Paripurna DPRD 8 Maret 2022 lalu.

Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel #Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman
Berikan Komentar Anda