JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Pemerintah
memastikan semua guru honorer berkesempatan mengikuti tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK). Tes akan dilaksanakan tahun depan.
"Semua honorer kita beri ruang yang sama untuk mengikuti tes PPPK. Jadi isu isu mengenai kapasitas dan anggaran yang tak cukup itu nda benar. Tes akan dilakukan online," ujar Mendikbud Nadiem Makarin dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/11/2020).
Nadiem mengatakan, para guru honorer akan diberi kesempatan mengikuti 3 kali tes. Pemerintah akan memberi bimbingan gratis agar para guru honorer benar benar siap dalam mengikuti tes PPPK.
Menurutnya, guru honorer yang lolos seleksi akan langsung diangkat menjadi PPPK. Mereka akan diberi jaminan gaji dari pemerintah pusat. Yang tidak lolos seleksi awal masih punya kesempatan ikut tes dua seleksi berikutnya.
"Mereka yang lolos langsung diangkat jadi guru PPPK. Seluruh gaji mereka dianggarkan pusat," jelasnya.
Nadiem mengatakan, program pengangkatan PPPK ini adalah bagian dari terobosan Kemendikbud dalam rangka perbaikan tingkat kesejahteraan guru honorer. Guru PPPK ini kata dia memiliki hak hak yang setara dengan guru ASN regular.
BERITA TERKAIT
-
Ironi PPPK Torut, SK dan SPP Sudah di Tangan tapi Gaji Belum Terhitung
-
Kekurangan Guru, PGRI Ulaweng Bone Suarakan Penghapusan Larangan Honorer
-
1.700 Honorer Pemprov Sulsel yang Pernah Dirumahkan Diusul Lagi jadi PPPK
-
Rincian Pengangkatan PPPK Tahap 1 2024 Torut, Tenaga Teknis Terbanyak
-
Bupati Torut Frederik Umumkan Hasil Verifikasi Terkait PPPK 'Siluman' Sore ini