Komisi V DPR RI Tinjau Langsung Proses Pembangunan Bendungan Pamukkulu
Bendungan pertama yang akan mengairi puluhan ribu hektar lahan pertanian di Kabupaten Takalar.
TAKALAR, PEDOMANMEDIA - Bendungan Pamukkulu yang terletak di Desa Kalekomara, menjadi bendungan pertama yang akan mengairi puluhan ribu hektar lahan pertanian di Kabupaten Takalar.
Saat ini, bendungan yang masuk salah satu proyek strategi nasional yang dimulai pada 2017 pembangunannya berlangsung dan diharapkan dapat segera selesai pada 2024.
Untuk langsung progres yang sempat terhenti selama setahun setelah pembangunan lahan tersebut, komisi V DPR RI melakukan melihat pada Sabtu (29/1/2021).
Agenda khusus kunjungan Komisi V DPR RI ke Bendungan Pamukkulu ini, mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Aras sekaligus ketua rombongan menambahkan dengan tegas di hadapan kepala balai dan anggota komisi lainnya bahwa, percepatan pembangunan Bendungan Pamukkulu ini harus menjadi perhatian antara eksekutif dan Legislatif agar dapat segera dinikmati.
Bupati Takalar H. Syamsari yang juga hadir menyambut kunjungan Komisi V DPR RI tersebut menyampaikan bahwa bendungan pertama yang ada di Takalar yang akan mengairi puluhan ribu lahan pertanian Takalar pengembangan pembangkit listrik, menopang sumber air baku dan pengembangan pariwisata di Takalar.
“Menjadi perhatian khusus oleh pemerintah karena bendungan ini adalah bendungan pertama yang ada di Takalar. Bendungan Pamukkulu ini yang memakan uang trilliunan rupiah tentunya menjadi perhatian kita semua karena harus dipastikan agar tepat sasaran sesuai dengan kegunaan dan fungsinya agar tidak terjadi kebocoran anggaran. Bendungan Pamukkulu adalah bendungan raksasa pertama di Kabupaten Takalar yang akan dinikmati oleh warga Takalar kedepannya,” papar H. Syamsari.
Sementara itu, Kepala Desa Kaleko'mara Parawangsa berharap agar kemajuan pembayaran lahan warga segera terealisasi karena ini merupakan kewajiban bersama.
“Terkhusus saya sebagai kepala desa yang setiap hari mendapat dari masyarakat, jadi harapan kami adalah pembayaran segera terlaksana kalau perlu LMAN yang selama ini disebut sebagai kendala kiranya mencontoh lahan rel kereta api yang ada di Pangkep dengan dihadirkan di Sulsel berkantor demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kale ko'mara khususnya dan warga Takalar pada umumnya,” ujarnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
