Temui Anre Gurutta Nadjamuddin, Muh Aras Diwanti-wanti Soal Radikalisme
Islam yang rahmatan lil Al-Amin, terutama dalam menangkal paham-paham radikal yang tidak sesuai dengan warisan para ulama dan pendiri bangsa ini.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Sejumlah agenda silaturahim dilakukan politisi PPP Muhammad Aras pasca-Lebaran. Salah satunya menemui Ketua MUI Sulsel AGH Prof KH Nadjamuddin Abdul Shafa, Senin (9/5/2022). AGH Nadjamuddin memberi banyak wejangan kepada Aras.
Dalam kunjungan tersebut, Aras menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari kegiatan rutin yang biasa ia lakukan setelah hari raya Idul Fitri. Terlebih para tokoh, alim ulama dan para orang tua yang sudah memiliki kiprah besar dalam menghadirkan Provinsi Sulawesi Selatan yang benar-benar menjadi kebanggaan semua pihak.
Tak luput, pada sesi pembicaraan Aras meminta masukan dan nasihat agar dberikan kelancaran dan kemudahan dalam menjalankan amanahnya sebagai wakil rakyat.
"Saya sangat terbuka terhadap setiap masukan dan nasihat dari siapapun dan pihak manapun sebagai bahan introspeksi dan perbaikan di kemudian hari. Apalagi dari seorang ulama atau panutan masyarakat, tentu itu merupakan sebuah petunjuk agar langkah kita tetap pada jalur yang terbaik," ujar pendiri Emerald Grup itu.
Semntara Ketua MUI Sulsel yang juga Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Makassar ini berpesan agar Aras, sebagai politisi Partai Islam diharapkan mampu memperjuangkan aspirasi para ulama dalam menebarkan nilai-nilai Islam yang moderat. Tata cara hidup beragama yang santun, saling menghormati segala perbedaan baik dengan sesama agama maupun agama dan kepercayaan lainnya dalam bingkai kebhinekaan.
"Kita (para ulama) dan wakil rakyat harus sinergi menghadirkan Islam yang washatiyah. Islam yang rahmatan lil Al-Amin, terutama dalam menangkal faham-faham yang radikal dan ekstrem yang tidak sesuai dengan warisan para ulama dan pendiri bangsa ini," pesan Ketua MUI Sulsel kepada Aras.
