Amrin : Kamis, 12 Mei 2022 15:08
Bupati Torut Yohanis Bassang bersama Tim Verifikasi dan Validasi Kalpataru. (Ist)

TORUT, PEDOMANMEDIA - Menindaklanjuti hasil verifikasi virtual terhadap 20 nominator, Tim Verifikasi dan Validasi Lapangan Nominator Penerima Penghargaan Kalpataru 2022 tiba di Kabupaten Toraja Utara.

Verifikasi itu dilaksanakan selama sebelas hari (11-21 Mei 2022) oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Direktorat Kemitraan Lingkungan Nomor :S.23/KELING/PMLH/PSL.3/4/2022.

Penyambutan tersebut dipusatkan di aula workshop kejujuran pengolahan hasil pertanian Balai Latihan Kerja Komunitas (12/05/2022) dihadiri Ketua Tim Verifikasi dan Validasi Lapangan Nominator Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2022 bersama Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan diwakili oleh Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Baso Pangerang, sekaligus Ketua Tim Provinsi Sulawesi Selatan.

Adapun Pendeta Rasely Sinampe nominator terbaik Kalpataru 2022 Kategori Pembina Lingkungan Hidup (Ketua YMT Gereja Toraja).

Dalam sambutannya Pdt. Rasely Sinampe mengucapkan terima kasih atas dukungan dari seluruh masyarakat Toraja sehingga dapat sampai di titik ini  dan masuk sebagai salah satu nominator terbaik dari 20 nominator penerima penghargaan Kalpataru Tahun 2022, tentu hal ini dapat terwujud atas pertolongan Tuhan dan dukungan dari seluruh masyarakat Toraja.

Sementara itu dalam arahnnya, Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengatakan sebelum terpilih menjadi pemimpin di daerah ini, dirinya sudah menggelorakan bagaimana menjaga kebersihan lingkungan bahkan sejak terpilih pun menjadi Bupati di Kabupaten Toraja Utara seluruh aparat Pemerintah baik di tingkat Lembang/Desa/Lurah, Kecamatan bahkan di tingkat Kabupaten agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan bahkan kompetisi lomba kebersihan tingkat Lembang/Lurah/Kecamatan digelar untuk memacu hal ini.

"Hal yang dilakukan oleh Bapak Pdt. Rasely Sinampe, M. Th sangat luar biasa dan memotivasi masyarakat dan tokoh agama di Sulawesi Selatan dalam menjaganya kelestarian lingkungan hidup, sehingga hal ini dapat terwujud atas dukungan dari seluruh masyarakat Toraja Utara," ujarnya.

Mewakili Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan, Baso Pangerang, sekaligus Ketua Tim Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan kehadiran Pdt Rasely Sinampe tentu akan menjadi contoh bagi seluruh tokoh agama di Sulawesi Selatan sebagai motor penggerak dalam melestarikan lingkungan hidup.

"Ketika terjadinya pengrusakan lingkungan, ada segelintir tokoh agama yang melakukan pembinaan mengenai bagaimana menjaga kelestarian alam dan lingkungan," kata Baso Pangerang.