MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Lelang jabatan direksi dan dewan pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Makassar resmi dibuka. Pendaftaran dibuka Kamis (19/05/2022) kemarin dan akan ditutup, Senin (23/05/2022).
"Pendaftaran dibuka Senin. Tidak termasuk hari Minggu, tapi Sabtu masih dibuka,” kata Ketua panitia seleksi (pansel) lelang, Andi Siswanta Attas, Jumat (20/05/2022).
Kata dia, pihak Pansel hanya berwenang untuk membuat petunjuk teknis (juknis) terkait seleksi. Sementara, untuk proses seleksinya, seluruhnya menjadi wewenang tim seleksi (timsel).
Adapun susunan pansel, yakni Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto selaku pengarah, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi selaku wakil pengarah, Kepala BKPSDMD Makassar Andi Siswanta Attas selaku ketua pansel, Kepala Bagian Hukum Hikmah Rezkiani Nur selaku wakil ketua, dan Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Perekonomian selaku sekretaris.
Sementara, untuk anggota pansel terdiri atas anggota yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan anggota non-PNS. Anggota PNS, yakni, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Pada Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bidang Mutasi BKPSDMD, lima orang staf Bagian Perekonomian, dan satu orang staf Bagian Hukum.
Untuk anggota non-PNS, yakni Rahmat Anugerah, Ireng Maulana, Zulfadli Masse, Sukri, Saiful, Hasniah Saleh, St Aisyah Amiruddin, dan Suarsi.
Sementara, kaya dia, untuk timsel diketuai Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muh. Ansar, dan Kepala Bagian Perekonomian sebagai sekretaris.
"Adapun anggotanya, yakni Noer Bachry Noor dan Tadjuddin Parenta dari unsur akademisi, NGO Anti Korupsi, Abdul Kadir Wokanubun, Mustaqim Musma dari unsur media, dan Maqbul Halim dari unsur perwakilan masyarakat," tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Direksi-Dewas BUMD Makassar Dilantik, 2 Srikandi Jabat Direktur di Perumda Air Minum
-
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Calon Direksi-Dewas BUMD Makassar
-
Lelang Jabatan BUMD Makassar: 82 Orang Lolos Administasi, Hari ini Uji Kelayakan
-
Lelang Jabatan BUMD Makassar Digelar Juni, Wahab Tahir: Harus Profesional
-
Ratusan Pedagang Menunggak, Pasar Sambung Jawa Makassar Disegel