Kamis, 06 Januari 2022 10:08

Ratusan Pedagang Menunggak, Pasar Sambung Jawa Makassar Disegel

Petugas menyegel ratusan kios di Pasar Sambung Jawa Makassar.
Petugas menyegel ratusan kios di Pasar Sambung Jawa Makassar.

Banyak potensi yang terbuang karena tunggakan dari para pedagang. Tunggakan terhitung sejak tahun 2018 hingga 2021

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Perumda Pasar Makassar Raya menyegel 245 kios dan front toko di Pasar Sambung Jawa. Penyegelan ini dilakukan sebagai bagian dari percepatan penataan BUMD.

Kepala Bagian Ketertiban dan Keindahan Perumda Pasar Muh Jaenul mengatakan, banyak problem di Pasar Sambung Jawa. Banyak kios dan front toko yang sudah beralih fungsi.

"Kami melakukan penyegelan terhadap sejumlah Lods, kios dan juga hamparan di Pasar Sambung Jawa. Ini yang terbanyak karena jumlahnya mencapai 245 dengan total tunggakan 300 juta," terang Jaenul, Kamis (6/1/2022).

Baca Juga

Ia mengatakan banyak potensi yang terbuang karena tunggakan dari para pedagang. Tunggakan terhitung sejak tahun 2018 hingga 2021

"Banyak disegel karena sudah lama tidak pernah lagi melaksanakan kewajibannya. Bahkan ada yang sudah berubah fungsi dan ada juga yang sudah lama kosong," lanjutnya.

Sementara, Penjabat Direksi Perumda Pasar Makassar, Thamrin Mensa mengatakan, semua pasar akan ditertibkan baik secara administrasi maupun tempat usaha.

"Semua pasar akan kami tertibkan. Baik secara administrasi maupun tempat usaha. Ini semua dalam rangka percepatan penataan BUMD," ujar mantan Direktur Umum priode 2018-2019 ini.

Ia berharap dengan diambil alihnya sejumlah kios dan lods ini akan dapat meningkatkan pendapatan daerah yang tertunda. Kata Thamrin, ada banyak orang ingin berusaha di dalam pasar, tapi tempat tidak ada karena masih atas nama pemilik lama yang tidak pernah lagi difungsikan. Sehingga dilakukan penyegelan serta diambil alih kembali.

Menurutnya, langkah ini dilakukan agar lods lods itu bisa dialihkan kepada pedagang baru. Dengan begitu akan bertambah lagi pendapatan daerah.

"Karena jika tempat usaha tersebut kosong sudah pasti ada banyak warga yang berminat untuk menempati. Kalau terisi maka pendapatan pasti meningkat,"  jelasnya.

Meski demikian pihak Perumda Pasar tetap memberikan toleransi bagi pedagang yang tetap ingin berjualan dan melunasi tunggakannya. Diimbau kepada para pedagang yang memiliki tempat dan tidak pernah melaksanakan kewajibannya agar segera menyelesaikan tunggakannya.

Penulis : Nurjannah
Editor : Muh. Syakir
#BUMD Makassar #Pasar Sambung Jawa #Perumda Pasar Makassar
Berikan Komentar Anda