Muh. Syakir : Rabu, 01 Juni 2022 09:32

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tengah merumuskan kriteria calon presiden yang akan didorong di Pilpres 2024. Mereka pun memberi bocoran siapa figur yang berpotensi diusung.

Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto menyinggung sederet nama. Kata dia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ada dalam radar KIB. Meski diakuinya ini masih fase awal.

Namun Ketua DPP PPP Achmad Baidowi mengaku masih terlalu dini menyebut figur. Baidowi menjelaskan ada sejumlah kriteria bakal calon presiden yang bakal diusung. Salah satunya terkait track recordnya.

"Tentu melihat track record yang ada keberpihakan terhadap rakyat dan juga memiliki kemampuan. Tingkat akseptabilitas terhadap masyarakat juga akan dilihat. Siapa dia? Tentu kami harus duduk bersama dulu dengan teman-teman koalisi," lanjutnya dikutip detikcom.

Sementara itu Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menambahkan hasil survei juga menjadi pertimbangan KIB dalam memilih bakal calon.

"Semua kandidat yang selama ini capaian surveinya tinggi punya peluang yang sama untuk diusung sebagai capres atau cawapres oleh KIB. Tentu KIB tidak hanya berpatokan pada hasil survei saja, ada pertimbangan-pertimbangan lain yang juga pada saatnya menjadi dasar memilih paslon untuk Pilpres 2024," tutur Arsul secara terpisah.

Arsul menyatakan saat ini pembahasan di internal KIB belum mengarah kepada pasangan calon. KIB, jelas Arsul, masih menyiapkan infrastruktur koalisi sampai dengan tingkat bawah.

"Kami siapkan dari sekarang infrastruktur pemenangannya terlepas siapapun paslonnya nanti. Ya seperti yang di DKI kemarin, masing-masing kepengurusan 3 partai membangun komunikasi dan bersiap membentuk tim pemenangan," imbuh Arsul.

Diberitakan sebelumnya, KIB bakal menggelar pertemuan nasional membahas Pilpres hingga Pilkada 2024 awal Juni. Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto menjelaskan pertemuan KIB nanti merupakan bagian dinamika untuk membangun kesepahaman tiga partai politik tersebut.

"Bagian dari dinamika yang terus kita bangun untuk mengakrabkan, membangun kesepahaman, di antaranya bagaimana membangun tim yang kuat kemudian menjaring calon-calon," kata Yandri kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/5/2022).

"Peluang menang gimana itu bagian yang kita bicarakan, tapi siapa? Belum, walaupun memang tidak akan lari dari stok yang ada. Nggak mungkin tiba-tiba orang yang tidak pernah dikenal jadi capres kan nggak mungkin," imbuhnya.

Yandri mengatakan belum ada pembahasan soal capres 2024. Namun dia menyinggung sejumlah nama, seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Erick Thohir, Ridwan Kamil, dan Khofifah.

"Kita juga tidak menutup kemungkinan dari pihak luar. Ya ada Anies, ada Ganjar, ada Erick, ada Ridwan Kamil, ada Khofifah dan itu sering kita undang dalam forum resmi PAN dan kita kasih forum untuk menyampaikan visi, misi, atau cara pandang mereka tentang bagaimana membangun bangsa dan negara ini," ujar Yandri.