Luhut Minta Tambahan Dana Rp146 M: Saya Banyak Tugas dari Presiden
Menurutnya, banyak tugas Menko yang harus diemban terutama menyangkut pemulihan situasi minyak goreng.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta tambahan anggaran dari DPR RI untuk meng-cover tugas-tugas yang diembannya dari Presiden. Luhut meminta tambahan sebesar Rp146 miliar.
"Kami meminta karena memang saat ini kita butuh anggaran. Pak Sesmenko sudah lapor ke saya anggaran kami makin tipis, sementara banyak tugas dari Presiden," terang Luhut dalam rapat kerja tersebut ditayangkan secara virtual, Kamis (9/6/2022).
Luhut meminta agar Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyetujui tambahan anggaran tersebut demi memperlancar tugas tugas yang diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, banyak tugas Menko yang harus diemban terutama menyangkut pemulihan situasi minyak goreng.
Anggaran Rp146 miliar yang diminta kata Luhut akan dimanfaatkan untuk beberapa item. Di antaranya dukungan manajemen sebesar Rp57,15 miliar. Sementara untuk koordinasi kebijakan Rp88,85 miliar.
Semula, pagu anggaran Kemenko Marves untuk tahun 2023, disepakati bersama Banggar sebesar Rp283,06 miliar. Karena adanya usulan tambahan anggaran ini maka akan menjadi Rp429,06 miliar.
Luhut bilang, tugas yang diemban Kemenko Marves begitu banyak. Dia mengungkapkan, tugas tersebut bisa saja menggunakan dana pribadinya. Namun menurutnya tidak etis persoalan negara malah harus menggunakan dana pribadi.
"Kalau kami datang kemari memohon ya memang dalam konteks itu pak (meminta tambahan anggaran Kemenko Marves). Masa saya bayar sendiri pak, walaupun ada duit saya juga sih tapi ya enggak proper lah menurut saya," ucapnya.
Luhut yang sempat menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini mengatakan, terdapat kegiatan yang belum mendapatkan jatah anggaran dalam pagu indikatif 2023. Di antaranya, kegiatan Archipelagich and Island States (AIS) Forum sebesar Rp 50 miliar.
Khususnya untuk anggaran penyelenggaraan KTT para kepala negara dan kepala pemerintahan. Kemudian tambahan anggaran untuk mendukung pelaksanaan dan pencapaian target dari kegiatan-kegiatan direktif presiden dan kegiatan strategis di Kemenko Marves lainnya sebesar Rp 38,85 miliar.
Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Kemenko Marves dan belanja pegawai (tunjangan kinerja 80 persen) sebesar Rp35,7 miliar, pemeliharaan dan operasional untuk Gedung Kemenko Marves, usai serah terima dari BRIN pada 2 Juni 2022, sebesar Rp14,9 miliar.
Terakhir perbaikan dan relokasi gedung di Kalideres, Jakarta Barat sebagai hibah aset dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kepada Kemenko Marves sebesar Rp3,7 miliar.
