Muh. Syakir : Sabtu, 11 Juni 2022 13:35
Kombes Pol Budi Hariyanto

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budi Hariyanto menyampaikan keprihatinan atas kasus temuan 7 jasad bayi hasil hubungan gelap pasangan kekasih, JM dan SP. Kapolrestabes berharap kasus ini menjadi pelajaran agar tidak terjadi lagi.

“Tentu kami sangat prihatin. Bayi yang seharusnya diberi kesempatan untuk hidup malah dengan sengaja dibunuh dan disimpan di kotak makanan. Selain ini tindakan kriminal, juga sangat bertentangan dengan agama," kata Budi, Jumat (10/06/2022).

Kasus penemuan 7 jasad bayi di sebuah rumah kos di Kelurahan Paccerakkang terungkap beberapa hari lalu. Pelakunya adalah sepasang kekasih yang pernah menghuni kos-kosan itu.

Selama keduanya menjalin hubungan, sang perempuan sudah 7 kali melakukan aborsi sejak tahun 2012. Janin hasil aborsinya ia simpan dalam kotak makanan selama bertahun-tahun. Saat ini JN dan SP telah ditetapkan menjadi tersangka.

Menurut Budi, banyak pelajaran yang bisa diambil dari kasus ini.

"Kita sudah melakukan langkah hukum. Tapi di balik semua ini ada pelajaran yang harus kita petik," ucapnya.

Budi menjelaskan, pertama, ini menjadi peringatan agar semua mawas diri. Kedua, dibutuhkan peran serta seluruh elemen, baik masyarakat, orang tua, pemerintah dan TNI-Polri dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesadaran hukum.

“Kita semua berharap agar kasus seperti ini tidak lagi terulang. Peran semua elemen sangat kita butuhkan. Terutama dalam mengedukasi masyarakat," katanya.

Selain itu, lanjut Budi, lingkungan juga memiliki peran penting. Edukasi dari orang tua kepada anak dan edukasi dari tempat mereka menimba ilmu sangat menentukan.

“Kuncinya adalah edukasi dari orang tua, edukasi dari tempat mereka menimba ilmu agar kalangan pelajar mengerti bahwa tindakan-tindakan kriminal bisa dengan mudah tumbuh. Pengaruh lingkungan juga adalah faktor pendukung,“ tambahnya.

Dirinya berharap, kasus penemuan 7 jasad bayi ini semakin menyadarkan semua pihak. Bahwa persoalan generasi muda kita sangat komplet. Dan dibutuhkan peran bersama.

“Penemuan 7 jasad janin bayi dapat menjadi acuan untuk lebih menjaga anak-anak kita. Seluruh stakeholder juga dapat memainkan peran masing-masing agar generasi muda kita dapat terselamatkan dari pergaulan bebas. Jaga diri kita, perkuat iman," imbuhnya.