JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Presiden Amerika Serikat Joe Biden positif Corona lagi setelah tiga hari sembuh. Dokter kepresidenan menyebut kondisi Biden termasuk kasus 'rebound' atau kambuhan.
"Mengingat hasil positif rebound yang kami laporkan kemarin, kami melanjutkan pemantauan setiap hari. Pagi ini, tidak mengherankan, tes antigen SARS-CoV-2-nya tetap positif," kata dokter kepresidenan Dr Kevin O'Connor, dikutip dari Reuters.
Kondisi Biden sama seperti yang dialami Dr Anthony Fauci, pakar penyakit menular asal AS. Keduanya terinfeksi COVID lagi tak lama setelah sembuh, imbas efek samping dari obat antivirus Paxlovid.
Kasus rebound, kondisi seseorang mengalami gejala atau tes positif setelah menyelesaikan pengobatan dan dites negatif COVID, telah digambarkan sebagai kejadian yang tak umum terjadi.
Catherine Bennett, seorang profesor epidemiologi di Deakin University di Australia, mengatakan bahwa data terbaru menunjukkan bahwa kasus rebound terjadi pada sekitar 10 persen penerima Paxlovid.
"Jadi, bukan tidak jarang, tetapi tidak biasa," ungkapnya kepada Washington Post.
BERITA TERKAIT
-
Kamala Harris Gantikan Joe Biden di Pilpres AS, Dukungan Mulai Mengalir
-
Debat Capres AS: Joe Biden Tuding Trump Ngeseks dengan Bintang Porno Saat Istrinya Hamil
-
Hamas Kecam Biden Soal Gencatan Senjata di Gaza: Kemunduran!
-
Israel Jangan Ngotot Lagi, Biden Ingin Gencatan Senjata di Gaza Pekan Depan
-
Rusia Kecam Joe Biden Usai Tuding Putin Terlibat Pembunuhan Yevgeny Prigozhin