Pohon Sakura Indonesia Mulai Menghiasi Kota Rantepao
Diketahui, penanaman pohon ini dilakukan atas kerjasama Pemkab Torut, KPH Saddang II dan PT Vale Indonesia Tbk, Kabupaten Luwu Timur dimana sebagai penyumbang bibit Pohon dan ada sejumlah 220 bibit pohon sakura yang akan ditanam di sepanjang jalur 2 jalan poros kota Rantepao.
TORUT PEDOMANMEDIA - UPT KPH Saddang II Toraja Utara (Torut) melaksanakan penanaman bibit pohon sakura Indonesia berjenis Tabebuya disepanjang jalur dua poros Rantepao, Sabtu (28/11/2020). Hal itu dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI).
Kegiatan penanaman itu juga dihadiri oleh Sekda Torut Rede Roni Bare bersama Syamsu Rijal sebagai Tenaga Ahli Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bidang Kehutanan dan Ekowisata Provinsi Sulsel dan Kepala UPT KPH Saddang II Torut Gazali D Ichsan.
Gazali mengatakan bahwa pohon Tabebuya ini memiliki ketahanan yang luar biasa dan pemeliharaannya diserahkan ke Pemkab Torut.
"Diharapkan kita bersama-sama menjaga dan merawat pohon Tabebuya atau sakura indonesia ini demi keindahan dan kenyamanan bagi daerah kita ini," katanya.
Mewakili Pemkab Torut, Sekda Rede Roni Bare menuturkan penanaman tersebut akan memperindah kota Rantepao.
"Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI). Selain itu tugas kita ialah bagaiamana merawat dan menjaga tanaman ini tentu melibatkan seluruh aspek yang ada baik dari unsur pemerintah dan masyarakat," ujarnya.
Diketahui, penanaman pohon ini dilakukan atas kerjasama Pemkab Torut, KPH Saddang II dan PT Vale Indonesia Tbk, Kabupaten Luwu Timur dimana sebagai penyumbang bibit Pohon dan ada sejumlah 220 bibit pohon sakura yang akan ditanam di sepanjang jalur 2 jalan poros kota Rantepao.
