BONE, PEDOMANMEDIA - Tiga Desa Sejahtera Astra (DSA) yaitu DSA Wakatobi, DSA Bombana, dan DSA Bone mencatatkan transaksi ekspor komoditas mencapai Rp6,5 miliar. Komoditas yang diekspor itu antara lain, minyak nilam, ikan, rajungan dan rumput laut.
Ketiga DSA tersebut merupakan desa yang mendapat binaan langsung dari PT Astra Internasional berbentuk program kontribusi sosial berkelanjutan Astra dengan konsep pengembangan yang mengintegrasikan 4 pilar program yaitu Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan dan Kesehatan.
Untuk Desa Astra Sejahtera wilayah Kabupaten Bone dan Bombana pembinaannya dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Bone akan melakukan ekspor produk minyak nilam. Dan pada kesempatan ini LPPM IAIN Bone juga memperkenalkan produk hasil binaan yang lain, yaitu Kopi Sanrego.
Hal tersebut terungkap pada seremoni ekspor produk unggulan yang digelar oleh PT Astra Internasional Tbk di kawasan Pergudangan Garuda di Makassar, Jumat (22/8/2022).
Dalam wawancara sesaat sebelum seremoni dilaksanakan, Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat LPPM IAIN Bone Syamsuriadi menjelaskan, bahwa tanaman nilam merupakan penghasil minyak atsiri (Patchouli oil), dan berhasil meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.
"Minyak Astiri ini merupakan kebutuhan dunia yang kerap digunakan sebagai bahan campuran pembuatan kosmetik, farmasi dan aroma terapi yang berfungsi sebagai zat pengikat/fixative, dan saat ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat petani nilam binaan LPPM IAIN Bone hingga 3 jt/ bulan", jelasnya.
Menurut Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah, kegiatan yang digelar ini merupakan rangkaian HUT Astra ke-65 dengan mengambil salah satu pilar, yakni kewirausahaan.
Dia mengatakan, kegiatan ekspor tersebut merupakan komitmen Astra dalam menyejahterakan masyarakat di tengah pemulihan ekonomi nasional pascapandemi.
"Kami berharap melalui ekspor produk DSA ini, Astra berharap dapat meningkatkan semangat untuk mengembangkan produk unggulan berdasarkan potensi lokal dapat terus dikembangkan dan bersinergi dengan segenap stakeholders terkait,” tuturnya.
Untuk diketahui pembinaan DSA di Kabupaten Bone dan Bombana kerja sama LPPM IAIN Bone telah memberikan manfaat pada 5 desa binaan di dua kabupaten melalui sistem pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Dan pada seremoni ini akan melakukan ekspor minyak nilam sebanyak 12.000 kg dengan nilai transaksi Rp4.740.000.000, dan siap diekspor ke India dan Pakistan.
BERITA TERKAIT
-
Mahasiswa IAIN Bone KKN di Ulaweng, Fokus Pengembangan Potensi Desa
-
969 Mahasiswa Ikuti PBAK IAIN Bone, Rektor Ingatkan Bangun Pola Pikir Positif
-
821 Pendaftar UM-PTKIN Ikuti Ujian SSE di IAIN Bone
-
3 Mahasiswa IAIN Bone Presentasi di ICAIS 2024, Paparkan Peran Ekonomi Era Digital
-
PMB PTKIN Dibuka, Ini Pilihan Prodi di IAIN Bone