Jumat, 26 Agustus 2022 17:00

LPRI Soroti Kasus Dugaan Korupsi KONI Torut: Sudah 2 Tahun Mangkrak

LPRI Soroti Kasus Dugaan Korupsi KONI Torut: Sudah 2 Tahun Mangkrak

Rasid menyarankan agar kasus ini diambil alih Polda Sulsel. Karena ia menduga ada conflict of interest hingga kasus ini sulit dituntaskan.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Ketua Lembaga Pilar Rakyat Indonesia (LPRI) Rasid Mappadang menyoroti penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah KONI di Polres Toraja Utara. Ia menyebut kasus ini sudah 2 tahun mangkrak.

"Ini kan menjadi tanda tanya publik. Inspektorat sudah mengeluarkan hasil audit dan ditemukan unsur kerugian negara. Sekarang kita pertanyakan kenapa 2 tahun kasus ini belum juga tuntas," ujar Rasid kepada PEDOMANMEDIA, Jumat (26/8/2022).

Menurut Rasid, seharusnya kasus ini sudah didorong ke penyidikan agar ada penetapan tersangka. Dasar penetapan tersangka adalah hasil audit Inspektorat.

Baca Juga

Ia menjelaskan, audit Inspektorat menemukan adanya kerugian negara dalam penggunaan dana hibah KONI Torut. Ditengarai kata Rasid, penggunaannya salah peruntukan.

"Nah inikan sudah jelas. Harusnya dalam rentan dua tahun ini ada kemajuan. Tapi ini kan malah terkesan mati suri," ucapnya.

Menurut Rasid, lambannya penanganan kasus KONI akan memengaruhi publik trust. Ini akan menjadi preseden buruk bagi Polres Torut.

"Bisa muncul banyak spekulasi liar. Karena masyarakat bisa menduga duga ini ada apa," ucapnya.

Rasid juga mendesak agar dilakukan evaluasi terhadap penyidik yang menangani kasus ini. Menurutnya, penyidik yang menangani kasus ini diduga kuat tidak mampu.

"Saya menduga ini ada permainannya oknum penyidik, karena kasus ini sudah mau jalan 2 tahun terparkir manis di meja penyidik, dan saya berharap agar kinerja penyidik yang tangani kasus ini di evaluasi karena kita menduga mereka tidak mampu menyelesaikan kasus ini," tandasnya.

Rasid menyarankan agar kasus ini diambil alih Polda Sulsel. Karena ia menduga ada conflict of interest hingga kasus ini sulit dituntaskan.

Sementara itu Kasat Resrim Polres Torut AKP Eli Kendek yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, kasus dugaan korupsi KONI Torut tetap berjalan. Hanya saja pihaknya butuh waktu karena penanganannya tidak mudah.

"Jadi begini saya mau tegaskan bahwa menangani kasus korupsi itu beda dengan menangani kasus lain, karena kita harus berhati-hati. Makanya prosesnya lambat," kata Eli Kendek.

Eli membantah terkait mangkraknya kasus ini.

"Itu tidak benar saudara. Saya tegaskan bahwa kasus ini masih bergulir," imbuhnya.

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#Dana Hibah KONI Torut #Polres Torut
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer