BONE, PEDOMANMEDIA - 154 warga Desa Tea Musu (Alinge), Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone menerima bantuan sembako senilai Rp400 ribu per orang. Bantuan yang disalurkan berupa beras dan telur.
Tiap warga penerima bantuan pangan nontunai 2 karung beras dengan masing-masing seberat 10 kilogram. Berikut 3 rak telur ayam.
Sementara 56 warga lainnya terpaksa harus gigit jari karena bantuannya tidak cair. Mereka masih bertanya-tanya kenapa bantuanya tidak cair seperti warga lainnya.
Mereka berharap bantuan tersebut mendapat kejelasan dan dapat tersalurkan agar bisa meringankan beban hidupnya.
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ulaweng, Rusdi mengatakan, penerima bantuan BPNT PPKM memang diberikan saat pandemi Covid-19. Kendati demikian, kata dia, tetap bisa diusulkan untuk jadi penerima.
"Kalo PPKM cuma memang pada saat pandemi Covid tapi bisa diusulkan ulang, kalo yang reguler biasanya dipersoalan data penerima," jelasnya kepada PEDOMANMEDIA, Sabtu (27/8/2022) malam.
Ia menyebut susah membedakan antara penerima bantuan kelompok PPKM dan regular. Menurutnya, perbedaannya dapat dilihat dari data diri masing-masing penerima.
Lebih lanjut terkait bantuan yang tidak cair, ia menyarankan datang ke Dinas Sosial Kabupaten Bone, agar bisa mengecek lebih detail. Agar mengetahui langsung permasalahan bantuan tidak cair.
"Sekalian bisa cek langsung permasalahannya dengan membawa kartu sembako dan kartu keluarga serta KTP-nya," lanjutnya.
BERITA TERKAIT
-
Mahasiswa IAIN Bone KKN di Ulaweng, Fokus Pengembangan Potensi Desa
-
Petani Jagung di Bone Resah Harga Turun Drastis, Lambat Naik
-
Sempat Diwarnai Aksi Saling Tunjuk, Zainal Terpilih Ketua K3S Ulaweng Bone
-
Indoor AC Penyebab Kebakaran Rumah Kades Raja Bone
-
DPT Pilkada Bone 591.319, Naik Dibanding Pemilu 2024