Geopark Maros-Pangkep Masuk dalam UNESCO Global Geopark
UNESCO menetapkan Geoprak Maros-Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp).
MAROS, PEDOMANMEDIA - Pusat Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) menetapkan Geoprak Maros-Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp).
Keputusan ini diambil melalui Rapat Dewan Council Geopark UNESCO di Satun, Thailand.
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menyambut baik dan menyampaikan rasa syukur atas capaian ini.
"Alhamdulillah Geopark Maros-Pangkep dalam rapat Dewan Council Geopark UNESCO di Satun Thailand telah disetujui dan direkomendasikan sebagai anggota baru UNESCO Global Geopark," katanya, Rabu (7/9/2022).
Andi Sudirman, juga mengapresiasi Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan dan seluruh pihak terkait atas rekomendasi UNESCO ini.
"Terimakasih kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep, Badan Pengelola Geopark Nasional Maros-Pangkep, serta dukungan dan kerjakeras semua pihak serta lapisan masyarakat Maros dan Pangkep," katanya.
Nantinya, kata Andi Sudirman, penetapan resmi akan dilaksankan melalui Sidang UNESCO pada Maret 2023 di Paris, Perancis.
Sebelumnya, UNESCO telah melaksanakan sejumlah assesmen melalui kunjungan 2 evaluator UNESCO Global Park. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, waktu itu juga telah menyampaikan potensi Geopark serta dukungan Pemprov Sulsel dan Pemkab Pangkep dan Maros.
Sebagai informasi, Geopark Maros-Pangkep memiliki keistimewaan berupa landscape dengan tipe tower karst yang menjulang tinggi yang tersusun dari batuan gamping yang sangat khas. Selain itu, juga menjadi salah satu karst kelas dunia dengan keindahan, keunikan flora dan fauna, nilai-nilai ilmiah dan sosial budaya dan menjadi salah satu kawasan karst terluas di dunia. Sebagai taman bumi dapat dikelola untuk kepentingan konservasi, edukasi, dan pembangunan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
