MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengganti uang panaik Ibnu Alam D Katti, salah satu warga Dusun Alluka, Desa Jipang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, yang ikut terlalap api ketiia musibah kebakaran melanda rumahnya.
Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel, Causa Iman Karana, mengungkapkan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel secara proaktif membantu salah satu warga Gowa yang mengalami musibah lewat layanan penukaran uang Rupiah yang rusak, tanpa dipungut biaya apapun.
"Sejumlah Rp27.350.000 yang dibawa oleh warga tersebut ke loket layanan penukaran uang, dan BI Sulsel telah memberikan penggantian uang Rupiah yang baru sebesar Rp25.600.000. Sisanya, terdapat 15 lembar potongan uang kertas pecahan Rp100.000 dan 5 lembar potongan uang kertas pecahan Rp50.000 atau senilai Rp1.750.000 yang tidak dapat diberikan penggantian karena tidak memenuhi syarat penggantian," katanya, Senin (19/9/2022).
Causa, juga mengatakan, Bank Indonesia terus mengimbau masyarakat yang memiliki uang Rupiah yang rusak, baik karena terbakar atau sobek sebagian atau karena penyebab lainnya, agar bisa datang langsung ke loket layanan penukaran uang di kantor Bank Indonesia terdekat untuk dilakukan observasi dan penelaahan lebih lanjut
"Bank Indonesia akan memberikan penggantian untuk uang Rupiah rusak yang memenuhi syarat, tanpa dipungut biaya apapun," katanya.
BERITA TERKAIT
-
BI Temukan Uang Palsu dari Pedagang di Pasar Minasa Maupa Gowa
-
Gowa Tertinggi Penggunaan Digitalisasi Transaksi Pajak di Sulsel
-
BI Prediksi Aktivitas Makan Minum di Pemilu Mampu Picu Pertumbuhan Ekonomi di Sulsel
-
Ekonomi Sulsel Melambat, BI Sebut Efek Geopolitik Global
-
Kebakaran Jelang Pesta Nikah di Gowa, Uang Panaik Rp60 Juta Ikut Ludes