TAKALAR, PEDOMANMEDIA - Kampus Institut Teknologi Pertanian (ITP) Takalar, bersama Pemkab Takalar dan masyarakat menjalin kolaborasi pentahelix untuk mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif. Kolaborasi tersebut dinamai Donasi Pemanfaatan Lahan Tidur.
Beberapa lahan tidur telah diubah menjadi lahan produktif. Salah satunya di Desa Lagaruda, Kecamatan Sanrobone.
Salah satunya, lahan milik dr Rahmah seluas 2.000 meter persegi telah didonasikan pemanfaatannya ke ITP, dan telah ditanami hijauan makanan ternak, Indigofera. Kebun indigofera ini menjadi salah satu laboratorium prodi nutrisi ternak.
"Kita berkolaborasi dengan masyarakat untuk mengolah lahannya yang selama ini berstatus lahan tidur, ini salah satu solusi yang diciptakan ITP untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat " Ungkap Ketua Yayasan Global Panrita dr Asriadi Ali.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Ketua Yayasan Global Panrita, dengan pemilik lahan yang disaksikan oleh Bupati Takalar Syamsari sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Global Panrita Institut Teknologi Pertanian.
Syamsari mengapresiasi inovasi ITP untuk pemanfaatan lahan tidur. Model yang dikembangkan ini telah membantu pemerintah dalam membangun ketahanan pangan.
"Kita harus kembangkan model alternatif seperti ini terutama di saat terjadi krisis ekonomi," terang Syamsari.
Pihak ITP bertekad untuk menawarkan program donasi pemanfaatan lahan ke masyarakat luas, di manapun lokasinya. Masyarakat tidak harus mendonasikan lahan miliknya tapi hanya mendonasikan pemanfaatannya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Takalar Raih WTP 2024, Bupati Dg Manye: Bukti Transparansi dan Akuntabilitas
-
Lapas Takalar Didominasi Napi Narkoba, Wabup Hengky Dorong Edukasi di Masyarakat
-
Wabup Hengky Yasin Lepas 259 JCH Takalar: Jaga Fisik dan Mental
-
Pemkab Usut Kasus 15 Siswa SD di Takalar Keracunan Usai Santap Makanan Bergizi Gratis
-
Pj Bupati Takalar Tambah Masa Jabatan 83 Kades Dua Tahun