Minggu, 16 Oktober 2022 14:16

Kadis PU Makassar Dampingi Wawali Tinjau Pengerukan Drainase di Manggala

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Zuhelsi Zubir mendampingi Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi meninjau lokasi pengerukan drainase.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Zuhelsi Zubir mendampingi Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi meninjau lokasi pengerukan drainase.

Kata dia, wilayah Manggala termasuk titik rawan. Pemkot memberi perhatian serius untuk wilayah ini.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Zuhelsi Zubir mendampingi Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi meninjau lokasi pengerukan drainase di Jl Perumnas Antang, Manggala. Wawali juga memantau titik rawan banjir Blok 8 dan Blok 10 Perumnas Antang.

Hadir mendampingi wawali dan Kadis PU, di antaranya Camat Manggala, Lurah Manggala, dan Kepala Kantor KPU Makassar. Pengerukan melibatkan Satgas Drainase Dinas PU Makassar sebanyak 40 personel, Satgas Kelurahan dan Kecamatan Manggala sebanyak 20 personel, pihak PDAM dan beberapa unsur terkait lainnya.

Satgas melakukan pengerukan sedimen yang menjadi penyebab drainase mengalami pendangkalan di kawasan itu. Wawali mengatakan, memasuki musim hujan, pengerukan drainase harus dikebut agar bisa meminimalisir banjir saat curah hujan memuncak.

Baca Juga

Kata dia, wilayah Manggala termasuk titik rawan. Pemkot memberi perhatian serius untuk wilayah ini.

“Ini tindakan kami untuk cari solusi, lihat langsung lokasi, pantau alirannya ke mana, apa saja hambatannya,” ungkap Fatmawati Rusdi.

Selain pengaruh kontur dan topografi, beberapa kondisi di lapangan memperlihatkan hambatan aliran air dari beberapa anak sungai di lokasi tersebut.

“Alam tidak bisa dilawan yah, tapi kita berupaya untuk minimalisir dampaknya. Saya sudah sampaikan ke Dinas PU dan dinas terkait untuk tuntaskan beberapa hal soal masalah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Makassar, Zuhaelsi Zubir mengatakan pihaknya sudah menganggarkan soal pelebaran akses air di lokasi tersebut. Namun gagal tender.

“Kita akan anggarkan lagi di tahun 2023,” tutup Zuhaelsi Zubir.

 

Editor : Muh. Syakir
#Dinas PU Makassar
Berikan Komentar Anda