Menakar Kemurnian Tes Online Calon Panwascam, ini Kata Ketua Bawaslu Sulsel
Bawaslu provinsi akan mengirim hasil skoring ke pusat sebagai laporan. Sementara di kabupaten dan kota, akan menjadi acuan untuk menetapkan 6 besar.
BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Ketua Bawaslu Provinsi Sulsel Laode Arumahi mengungkapkan kelebihan tes tertulis secara online bagi calon anggota panwaslu kecamatan (panwascam). Ia menilai, tes tertulis online itu betul-betul murni dan tak ada campur tangan manusia.
"Nanti publik yang akan menilai dengan pelaksanaan tes tertulis ini. Yang jelas peserta yang ikut tes bisa langsung melihat sendiri hasil pekerjaannya," kata Arumahi kepada wartawan di Kantor Bawaslu Bulukumba, Ahad (16/10/2022).
Arumahi mengatakan, setelah tes tertulis secara online itu sudah selesai, maka akan dicocokkan dengan hasil skoring yang dilakukan oleh Bawaslu provinsi. Kemudian, katanya lagi, Bawaslu provinsi akan mengirim hasil skoring ke pusat sebagai laporan. Sementara di kabupaten dan kota, akan menjadi acuan untuk menetapkan 6 besar.
"Jadi, betul-betul tes tertulis ini yang paling objektif karena tidak ada campur tangan manusia di situ. Semua mekanisme komputer yang atur," jelas Arumahi.
Sebelumnya, Bawaslu Bulukumba menggelar tes tertulis online model socrative di SMKN 1 Bulukumba, Sabtu (15/10/2022). 181 orang mengikuti tes yang dibagi dalam lima sesi.
Ketua Bawaslu Bulukumba sekaligus ketua pokja pembentukan panwaslu kecamatan, Ambo Radde Junaid menuturkan bahwa proses seleksi pada hari ini dilaksanakan untuk menyaring peserta menjadi 60 orang untuk ikut dalam tes wawancara.
“Dari 191 pendaftar, hanya 181 orang yang mengikuti tes dan terdapat 10 peserta yang berhalangan hadir. Hasil rekapitulasi nilai para peserta langsung di Bawaslu RI kemudian ke Bawaslu provinsi dan akan diteruskan ke Bawaslu Kabupaten untuk proses pengumuman penyaringan menjadi 6 besar setiap kecamatan” jelasnya.
