Muh. Syakir : Rabu, 26 Oktober 2022 15:36
Rosmini Pandini

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA -- Untuk mencegah meluasnya kasus gagal ginjal akut pada anak, Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan meminta pembelian obat sirup di apotek harus melalui resep dokter. Hal ini agar memudahkan pengawasan dan pemantauan kondisi pasien.

"Orang tua atau masyarakat yang mempunyai anak dibawah usia belasan tahun untuk mewaspadai gejala gagal ginjal akut seperti urine yang berkurang atau tidak ada sama sekali adanya demam yang disertai gejala batuk dan diare. Jika kondisi ini terjadi orang tua diharapkan untuk segera membawa anak mereka berobat ke dokter guna mendapatkan penanganan yang sesegera mungkin," ujar Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rosmini Pandini, Rabu (26/10/2022).

Ia mengatakan, langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini. Salah satunya dengan disiplin penggunaan obat.

"Setiap pembelian obat harus sesuai resep dokter, karena dokter pasti diawasi dipantau kondisi pasiennya yang penting adalah setiap anak yang demam mohon diperhatikan jumlah urinenya dan kualitas urine karena gagal ginjal itu nampak dari urinenya yang kurang atau tidak ada sama sekali. Jadi sebelum berat, harap langsung diperiksa di dokter spesialis anak,” paparnya.

Dinkes mencatat delapan kasus penyakit gagal ginjal akut pada anak di Sulawesi Selatan. Dari delapan kasus tersebut lima orang meninggal dunia. Sementara dua orang dinyatakan sembuh dan satu lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Dari data ini, enam kasus terkonfrimasi sebelum Agustus 2022. Dan dua kasus pada bulan Oktober 2022.

Dari kasus yang dilaporkan ini terdapat lima orang anak meninggal dunia. Satu orang anak diindikasi mengalami gagal ginjal akut progresif dimana pasien berasal dari Luwu Timur. Sementara untuk dua orang pasien telah dinyatakan sembuh.

Saat ini tersisa satu pasien anak yang masih dirawat di rumah sakit di Parepare. Adapun kondisinya dikatakan mulai berangsur membaik.

Adapun usia anak yang mengalami gagal ginjal akut ini yakni usia delapan bulan hingga dua belas tahun

"Ssampai bulan Oktober ini kami input data di Google form sudah ada 8 kemudian di Oktober ini ada dua 1 sudah meninggal. Satunya sudah bagus kencingnya bagus fisiknya di RSHikmah Parepare, yang dirawat. Ini akut yang progresif ada di Lutim yang meninggal dunia,” ungkap Rosmini.

Menurut Rosmini, untuk fasilitas kesehatan dsemua rumah sakit melayani pasien. Jika mengalami penyakit gagal ginjal akut, RWUP Wahidin Sudirohusodo Makassar menjadi rumah sakit rujukan.