Ibu-Anak Tewas Tertimpa Pohon Tumbang, Danny Video Call Suami Korban
Danny Pomanto melalui video call mengucapkan bela sungkawa kepada Dg Rajab, suami almarhumah Nursiah.
MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan video call dengan Dg Rajab, suami Nursia (45), korban tewas akibat tertimpa pohon tumbang. Danny menyampaikan belasungkawa.
Selain istri, Dg Rajab juga kehilangan anak, Fina Mutiara (8). Fina ikut tertimpa pohon tumbang bersama ibunya.
Fira Mutiara tewas di lokasi kejadian akibat luka pada kepala dan dada. Sementara ibunya, Nursiah (45) tidak dapat tertolong meski sudah mendapat perawatan intensif di RS Dodi Sarjito Angkatan Udara, Kabupaten Maros.
Isteri Dg Rajab itu meninggal dunia akibat mengalami patah tulang pada bagian pinggang. Peristiwa ini terjadi Rabu kemarin di Perumahan Puri Pate'ne, Kecamatan Biringkanayya.
Meski tidak sempat datang langsung melayat ke rumah duka, namun Danny Pomanto melalui video call mengucapkan bela sungkawa kepada Dg Rajab, suami almarhumah Nursiah.
"Sabarki nah, saya turut berduka cita. Saya mohon maaf belum sempat datang," ucap Danny Pomanto kepada Dg Rajab melalui video call, Rabu (4/1) malam.
Pada kesempatan itu juga, Danny Pomanto memerintahkan Camat Biringkanayya Benyamin Turupadang untuk memastikan semua kebutuhan keluarga korban terpenuhi. Mulai dari kain kafan hingga mobil ambulance yang akan mengantar almarhumah ke tempat peristirahatan terakhirnya.
"Saya minta tolong pak camat bantu maksimal apa yang bisa dibantu. Bagaimana ambulance? Sudah ada," kata Danny Pomanto kepada Camat Biringkanayya, Benyamin Turupadang.
Selain menewaskan Nursiah (45) dan Mutia (8), kejadian ini juga mengakibatkan Zaki balita berusia dua tahun menjadi korban. Zaki berhasil diselamatkan Tim Resque, dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Daya karena mengalami luka robek pada bagian kaki.
Kepada Danny Pomanto, Camat Biringkanayya Benyamin Turupadang mengatakan bahwa semua kebutuhan telah siap. Kata dia, bantuan kain kafan juga sudah diberikan oleh Masyarakat Pecinta Masjid (MCM).
“Sudah siap semua pak wali,” lapor Benyamin.
Ia juga mengatakan bahwa kedua jenazah sudah dibawa ke Malino, Kabupaten Gowa untuk dimakamkan.
