Pemprov Sulsel Bangun Jembatan Penghubung Dua Desa Terisolasi di Sidrap
Jembatan ini juga berada di jalan ruas Compong Larompong tepatnya yang berbatasan dengan Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu.
SIDRAP, PEDOMANMEDIA — Pemprov Sulsel akhirnya membangun jembatan penghubung Desa Belawae Timur-Desa Belawae Barat, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap. Jembatan ini telah mencapai progres 75 persen.
Jembatan ini memiliki bentangan 120 meter. Diestimasi, proyek akan kelar akhir Januari 2023.
Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman mengatakan, jembatan ini memiliki fungsi vital. Karena menjadi penghubung dua wilayah yang kerap terisolasi saat terjadi banjir.
“Alhamdulillah jembatan di Desa Belawae di Kecamatan Pitu Riase, Sidrap sudah progres 75 persen. Dengan hadirnya jembatan ini akses penghubung antardesa akan lebih baik. Siswa dan guru tak perlu lagi menggunakan rakit saat banjir,” kata Sudirman, Jumat (6/1/2022).
Sebelumnya, viral di media sosial, guru dan murid di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Belawae menerjang arus deras dengan menggunakan rakit saat banjir. Video ini sempat mendapat perhatian serius dari banyak pihak.
Sudirman yang menerima laporan tersebut langsung menginstruksikan pembuatan jembatan penghubung. Jembatan ini diperkirakan rampung pada Januari 2023.
Jembatan ini juga berada di jalan ruas Compong Larompong tepatnya yang berbatasan dengan Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu.
Kepala Bina Marga Kabupaten Sidrap Muhammad Yusuf menjelaskan, jembatan baru ini didesain dengan elevasi tinggi sebagai upaya proteksi saat banjir.
“Kita tingkatkan elevasinya. Insya Allah, pun kalau ada banjir, sudah tidak mencapai titik pengaman banjir tadi,” jelasnya.
“Juga didesain untuk dilalui sepeda motor dengan kapasitas kecil. Jadi motor bisa lewat,” imbuhnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
