MAKASSAR, PEDOMANMEDIA — Tim Satgas Drainase Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Makassar saat ini terus melakukan upaya pembersihan saluran drainase di berbagai wilayah. Upaya ini dilakukan guna meminimalisir terjadinya banjir.
Kepala Bidang PSDA dan Drainase DPU, Nurhidayat mengatakan pengerukan dilakukan untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari curah hujan ekstrem yang masih berpotensi melanda Kota Makassar. Mengingat begitu banyak sampah yang hanyut ke saluran drainase.
“Prediksi dari BMKG, hujan akan turun hingga tanggal 16 Februari mendatang. Jadi kami turunkan satgas kita semalam. Mereka melakukan pengerukan hingga dini hari,” ucapnya.
Kata Nurhidayat, ada beberapa titik yang dilakukan pengerukan yakni penyisiran di empat titik tali air ke sal pembuangan ke laut di sepanjang Jl Penghibur ke timur.
Empat grill saluran Jl Nusantara hingga ujung sal pembuang Tarakan. Demikian pula pada drainase tepi jalan di Jl Nusantara, ditemukan material karung plastik dan seng plat yang menyumbat pengaliran ke Sal Pembuang ke laut.
“Jadi ternyata titik-titik sentral ini banyak terjadi penyumbatan sampah. Demikian juga tali-tali air yang mengalirkan air dari badan jalan ke saluran di Jl Sudirman dan Ahmad Yani,” ungkapnya.
Untuk hari ini, Selasa (14/02/23) Nurhidayat mengerahkan 18 orang tim satgasnya untuk melakukan pembersihan di dua titik yakni di pintu air Pannampu dan di kanal Jongaya - RS Haji.
“Giat ini kita lakukan setiap hari di sepanjang tahun oleh 18 orang Satgas Kebersihan Kanal. Tetapi kalau hujan ekstrem kita menyasar titik pengerukan yang lebih banyak,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Minimalisir Sampah dan Endapan Lumpur, Dinas PU Makassar Normalisasi Kanal Sinrijala
-
Respons Aduan Warga, Dinas PU Makassar Normalisasi Saluran Sekunder di Perumahan Lili
-
Minimalisir Banjir Tahunan, Pemkot Makassar Fokus Normalisasi Drainase di Manggala
-
Metode E-Purchasing, Dinas PU Makassar Genjot Rehabilitasi Tiga Rujab Pimpinan
-
Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, Dinas PU Makassar Lakukan Pengaspalan di Permata Hijau