Selasa, 21 Februari 2023 09:48

Soal Video Viral 'Polisi Bekingi Bandar Narkoba', BNN Tator: Sedang Diusut

Natalia Dewi Tonglo
Natalia Dewi Tonglo

Natalia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dari Polres Toraja Utara. Polres akan membantu pengusutan

TATOR, PEDOMANMEDIA - Kepala BNN Tana Toraja Natalia Dewi Tonglo mengatakan, pihaknya tengah mendalami pengakuan tersangka kasus narkoba yang menyebut adanya oknum polisi yang menjadi beking mereka. Natalia mengaku akan melibatkan Polres Toraja Utara dalam pengusutan kasus itu.

"Sedang kita dalam kebenarannya. Apa dan siapa oknum yang ia maksud masih kita usut. Kita tidak bisa serta merta percaya keterangan tersangka," ujar Natalia kepada wartawan, Senin (20/2/2023).

Ia menjelaskan, Senin kemarin, tersangka telah dimintai keterangan mengenai pengakuannya itu. Sejauh ini kata Natalia, tidak didapatkan informasi mengenai identitas oknum polisi yang ia maksud sebagai beking.

Baca Juga

"Kami masih melakukan pemeriksaan tersangka apakah betul-betul yang disampaikan waktu itu benar atau tidak. Kita dalami dulu. Tapi informasi itu berharga buat kami sebagai langkah awal," katanya.

Natalia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dari Polres Toraja Utara. Polres akan membantu pengusutan mengenai oknum yang disebut tersangka.

"Pokoknya kita usut semua. Kalau benar ada tentu akan diambil langkah tegas. Tapi ya kembali harus dibuktikan kebenarannya. Sebab biasanya tersangka narkoba itu mencari pembenaran. Mencari teman atau mencari orang-orang yang bisa melindungi dia," tegas Natalia.

Kapolres Bantah Kasat Narkoba Diperiksa

Kapolres Toraja Utara AKBP Eko Suroso membantah adanya pemeriksaan terhadap Kasat Narkoba terkait beredarnya rekaman video 'polisi jadi beking bandar narkoba'. Ia menyebutkan, kedatangan Kasat ke BNN sekadar klarifikasi.

"Sifatnya koordinasi. Jadi begini, kita sudah turunkan tim untuk mengecek kebenaran informasi tersebut, dan kebetulan sebentar lagi ada tim Polda turun terkait video viral tersebut. Ya, kita usut bersama," kata Eko.

Menurut Eko, saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti mengenai identitas oknum yang dimaksud. Jika benar, ia berjanji akan mengambil langkah tegas.

"Kita sementara melakukan pengecekan mengenai informasi tersebut. Kalau benar maka yang bersangkutan akan kita berikan sanksi yang berat. Siapapun yang terlibat," tegas Eko.

 

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#BNN Tator
Berikan Komentar Anda