Selasa, 28 Maret 2023 09:48

Sejumlah Proyek di Tator Mangkrak, DPRD: Banyak Kontraktor 'Nakal' Menang Tender

Komisi III DPRD Tator rapat dengan Dinas PUTR, PRKP, dn ULP, Senin (27/03/2023).
Komisi III DPRD Tator rapat dengan Dinas PUTR, PRKP, dn ULP, Senin (27/03/2023).

Komisi III atensi terhadap beberapa pekerjaan Karena nantinya ini akan menjadi acuan dalam penyerapan anggaran.

TATOR, PEDOMANMEDIA – DPRD menyoroti sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Tana Toraja yang mangkrak. Proyek-proyek itu disebut dominan ditangani oleh kontraktor-kontraktor bermasalah.

"Kami melihat ini memang ada masalah pada proses tender. Banyak kontraktor bermasalah yang dimenangkan. Akhirnya kerjaan mereka asal-asalan," ujar Andarias Tadan, anggota Komisi III DPRD Tator saat rapat dengan Dinas PUTR, PRKP, dn ULP, Senin (27/03/2023).

Rapat tersebut dalam rangka menindaklanjuti hasil kunjungan kerja Komisi III DPRD Tator ke beberapa lokasi proyek. Dalam kunjungan itu Andarias menyebut ditemukan banyak masalah di lapangan. Mulai dari hal teknis hingga administratif.

Baca Juga

"Berdasarkan kunjungan Komisi III DPRD Tator turun dan melihat langsung apa yang terjadi di lapangan, ada beberapa catatan yang kami dapatkan di lapangan, secara khusus beberapa pekerjaan fisik, yang perlu butuh penjelasan dari PPTK-nya,” ujar Andarias.

Dalam kesempatan rapat itu Andarias meminta agar dipaparkan sejumlah laporan, secara tertulis.

“Saya kira hasil kunjungan kami di lapangan, itu belum maksimal dan perlu dipaparkan beberapa hal dan dibikinkan laporan secara tertulis. Yang pertama laporan tentang realisasi fisiknya bagaimana terhadap draf yang telah ditandatangani. Yang kedua laporan realisasi anggaran yang sudah dicairkan, sehingga nantinya dalam menyikapi LHP, dan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD akan tertuang di dalam,” beber Andarias.

Lanjut Andarias, Komisi III atensi terhadap beberapa pekerjaan. Karena nantinya ini akan menjadi acuan dalam penyerapan anggaran tahun 2023. Sekalian akan tertuang di dalam penyerapan anggaran tahun 2022.

“Secara khusus kepada ULP, saya kira ini catatan khusus hari ini untuk ULP kenapa di panggil. Jangan asal memenangkan rekanan atau kontraktor kalau memang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan. Yang bermasalah itu diblacklist saja,” tandasnya.

Penulis: Nober Salamba

Editor : Muh. Syakir
#Pemkab Tator
Berikan Komentar Anda