TORUT, PEDOMANMEDIA - Komisi III DPRD Toraja Utara mendesak Bupati Yohanis Bassang yang akrab disapa Ombas mencopot Kepala Bapenda Torut Paris Salu. Desakan ini mencuat setelah realisasi PAD Toraja Utara di 2022 jeblok.
Ketua Komisi III DPRD Torut Harun Rante Lembang mengatakan, kinerja Kepala Bapenda harusnya dievaluasi. Realisasi PAD sangat jauh dari target.
"Ini sangat memengaruhi karena target PAD jauh sekali dari harapan. Ditarget Rp75 miliar yang terelisasi hanya Rp47 miliar. Berarti kita ada defisit hampir Rp30 miliar," jelas Harun, Jumat (12/5/2023).
Menurutnya, jebloknya realisasi PAD memengaruhi program di masyarakat. Ia berharap, kondisi ini direspons oleh Bupati agar bisa segera diambil langkah yang lebih produktif.
"Sebaiknya dicopot saja. Minimal ada evaluasi. Kalau memang sudah tidak bisa bekerja sebaiknya diganti," tandasnya.
Tak hanya itu Harun juga mengatakan bahwa disini banyak kegiatan namun Kepala Bapenda Paris Salu tidak bekerja maksimal.
"Karena beliau tidak bisa bekerja maksimal dan saya menilai beliau memang bukan basic-nya di situ. Karena di sana banyak kegiatan yang bisa menghasilkan PAD namun mereka tidak kelola," tegas Harun.
Sementara itu Kepala Bapenda Paris Salu yang dikonfirmasi membenarkan bahwa PAD di tahun 2022 hanya terealisasi sebanyak Rp47 miliar lebih.
"Target kita memang Rp75 miliar. Namun yang terealisasi hanya Rp45 miliar," bebernya.
Paris tak menjelaskan alasan jebloknya PAD Torut. Ia mengaku akan berupaya maksimal memburu target tahun ini.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Frederik Boyong Istri dan FKUB Torut Jalan-jalan ke Pontianak, Aktivis: Hanya Hambur Uang!
-
Ikuti Asistensi APBL, Program Lembang Salu Sopai Kini Lebih Terarah
-
Dorong Transparansi, 111 Lembang di Toraja Utara Lakukan Asistensi APBL di Dinas PML
-
Bupati Frederik Minta Warga Torut Tanamkan Budaya Malu Soal Kebersihan
-
Pemkab Torut Raih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026