Senin, 15 Mei 2023 16:47

Djuli Mambaya Tuding Kepala BPBD Torut Rambah Hutan Lindung, Siap Beberkan Bukti

Alexander Limbong Tiku
Alexander Limbong Tiku

Djuli pun menyayangkan adanya kongkalikong antara Kepala BPBD Torut dengan Kepala Lembang Sa’dan Ulusasu.

TORUT, PEDOMANMEDIA – Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Toraja Utara Alexander Limbong Tiku

diduga melakukan perambahan di salah satu hutan lindung di Sa'dan Ulusalu. Perambahan juga diduga melibatkan Kepala Lembang setempat.

Hal ini dibeberkan oleh salah satu tokoh masyarakat Toraja Utara, Djuli Mambaya (DJM). Mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua itu menuding Alexander ada di belakang perambahan itu.

Baca Juga

“Itu tim saya ada ke lokasi. Itu ada gambar di base apa semua foto, dokumentasi bahkan ada video. Itu betul bahwa pemilik alat berat itu keluarga Kepala BPBD Toraja Utara Alexander Limbong Tiku," ketus Djuli, Senin (15/5/2023).

Dikatakan Djuli, hutan yang dirusak berada di Sa’dan Ulusalu. Area itu masuk dalam kawasan hutan lindung.

"Mereka melakukan proyek pekerjaan jalan-jalan kampung di kawasan hutan lindung. Daerah hutan lindung yang dirusak berada di Sa’dan Ulusalu, nanti saya kirimkan bukti-bukti berupa foto dan video,” ujarnya.

Menurut Djuli, peruntukan jalan-jalan kampung itu tidak seharusnya masuk ke dalam lokasi hutan lindung. Selain itu, tidak boleh dana desa digulirkan untuk infrastruktur di kawasan hutan lindung.

“Kemudian yang berikutnya adalah jam 3 subuh ada saksi melihat bahwa itu kendaraan-kendaraan truk-truk keluar masuk dari lokasi itu untuk membawa kayu. Dampaknya adalah pertama berdampak langsung terhadap Sungai Sa’dan," ketus Djuli.

Sungai Sa’dan kini mulai terdampak. Airnya keruh. Dan terjadi penggundulan di areal hutan.

"Ini merusak ekosistem alam. Dampak kita terancam longsor. Itu dampak yang akan dirasakan oleh masyarakat setempat di masa depan,” ungkap Djuli.

Djuli juga mempertanyakan keterlibatan Kepala BPBD Torut dalam proyek perambahan itu. Menurut dia, harusnya Kepala BPBD fokus pada proyek kebencanaan.

“Ini jalan beranak pinak mi dan mereka-mereka aman selama ini karena memang jauh daerah. Dan dia kerja sama dengan Kepala Lembang Sa'dan Ulusalu Hendra Gunawan,” ucap Djuli.

Djuli pun menyayangkan adanya kongkalikong antara Kepala BPBD Torut dengan Kepala Lembang Sa’dan Ulusalu.

“Ini kelakuan Kepala Lembang namanya Hendra Gunawan bekerja sama dengan pemilik alat berat membuka akses jalan ini, yang nota bene masuk kawasan hutan lindung. Konyolnya ketika kita telusuri jalan ini dia buat lagi jalan baru memotong di tengah. Padahal tidak ada satupun rumah di lokasi hutan lindung ini. Dia mencatut nama dinas kehutanan padahal tidak pernah ada izin diterbitkan karena aturannya sangat rumit dan ketat," tukasnya.

Sementara itu Kepala BPBD Torut Alexander Limbong Tiku saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon miliknya tak memberi respons.

Penulis: Nober Salamba

Editor : Muh. Syakir
#kepala bpbd torut #Hutan Lindung
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer