Spanyol-Portugal Susul Arab Saudi Tutup Penerbangan dari Inggris, Indonesia Kapan?
Spanyol akan memperkuat kontrol di perbatasannya dengan Gibraltar, wilayah kecil Inggris di ujung selatan Semenanjung Iberia. Menurut juru bicara pemerintah Inggris, kasus jenis virus Corona yang lebih menular telah diidentifikasi di Inggris.
JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Spanyol dan Portugal mengikuti langkah Arab Saudi menghentikan sementara penerbangan dari Inggris akibat munculnya virus Corona varian baru di negara itu. Lantas akankah Indonesia menyusul?
Dilansir AFP, Senin (21/12/2020), Pemerintah Spanyol akan mulai melarang semua entri dari Inggris pada Selasa. Namun pelarangan itu kecuali untuk warga negara dan penduduk Spanyol.
Selain itu, Spanyol mengatakan akan memperkuat kontrol di perbatasannya dengan Gibraltar, wilayah kecil Inggris di ujung selatan Semenanjung Iberia.
Menurut juru bicara pemerintah Inggris, kasus jenis virus Corona yang lebih menular telah diidentifikasi di Inggris.
Menteri Luar Negeri Spanyol, Arancha Gonzalez Laya akan segera menginformasikan London dan Komisi Eropa tentang langkah-langkah baru tersebut. Negara-negara di seluruh dunia mulai menangguhkan penerbangan dari Inggris setelah pada akhir pekan dikatakan bahwa jenis baru virus Corona menyebar dengan cepat.
Pembatasan juga mencakup negara-negara lain tempat strain baru ditemukan, termasuk Afrika Selatan dan Denmark.
Sebelumnya Arab Saudi menghentikan semua aktivitas penerbangan internasional menuju negara itu mulai Senin (21/12/2020). Penghentian akan berlaku sepekan ke depan.
Seperti diberitakan sebelumnya, melansir Arab News, Minggu (20/12/2020), bagi beberapa penerbangan yang luar biasa masih diperbolehkan memasuki Saudi, dengan catatan menjalani karantina mandiri selama dua minggu, melakukan tes Covid-19, dan kembali melakukan tes Covid-19 setiap lima hari.
Kewajiban ini berlaku bagi mereka yang kembali ke Arab Saudi pada Selasa (8/12/2020) hingga Senin (21/12/2020).
Selain jalur penerbangan, akses masuk ke Arab Saudi melalui darat dan laut pun masih ditangguhkan selama seminggu. Akses barang, komoditas, dan rantai pasokan dari negara lain tetap diperbolehkan masuk ke Saudi.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebijakan Pemerintah Arab Saudi ini diambil setelah Pemerintah Inggris mengumumkan strain baru virus corona penyebab Covid-19 yang menyebar lebih cepat.
Sementara pemerintah RI belum menempuh kebijakan terkait larangan penerbangan dari Inggris akibat Corona baru. Pemerintah diharapkan mengambil langkah protektif secepatnya untuk mencegah masuknya virus jenis baru itu.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
