Pertahankan UHC, Wabup Torut Dorong OPD Tingkatkan Pelayanan JKN
Frederik mengatakan, ia telah menginstruksikan agar seluruh OPD agar mempertahankan Toraja Utara tetap pada posisi kabupaten UHC.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Sebagai upaya tetap mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Toraja Utara, BPJS Kesehatan Cabang Makale aktif berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Untuk tujuan ini, BPJS melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Jumat (26/5/2023).
Pertemuan diselenggarakan di ruang rapat Sekretariat Kabupaten Toraja Utara. Turut hadir Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kepala BAPPEDA serta instansi-instansi lainnya yang terlibat dalam tercapainya UHC.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makale, Natalia Panggelo menyampaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) tahun 2020-2024 serta upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan bagi peserta JKN, melalui janji layanan JKN pada forum pemangku kepentingan program JKN Kabupaten Toraja Utara.
“Pada salah satu indikator RPJM tahun 2020 sampai 2024 yaitu meningkatnya perlindungan sosial bagi seluruh penduduk yang salah satu poinnya adalah proporsi penduduk yang tercakup dalam program jaminan sosial pada tahun 2024 adalah sebanyak 98 persen. Untuk Kabupaten Toraja Utara telah mencapai 99,63 persen penduduk yang telah terdaftar sebagai peserta JKN dengan total 254.806 jiwa dari total penduduk,” ujar Natalia Panggelo.
Natalia juga mengungkapkan, atas percapaian tersebut Kabupaten Toraja Utara diganjar dengan penghargaan UHC Award pada 14 Maret 2023 lalu.
“Atas pencapaian yang baik ini Kabupaten Toraja Utara merupakan salah satu kabupaten dari 334 kabupaten dan kota (di Indonesia) yang mendapat UHC Award, yang penghargaannya secara hormat diberikan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin,” ungkap Natalia.
Lanjut Natalia, dengan jumlah peserta JKN yang telah terdaftar di Kabupaten Toraja Utara, perlu diiringi dengan peningkatan pelayanan kesehatan. Di antaranya, di fasilitas kesehatan secara komprehensif, sehingga perlu peningkatan mutu layanan.
“Maka karena itu perlu kerja sama yang baik dengan fasilitas kesehatan melalui Dinas Kesehatan agar janji layanan JKN yang telah ada ditempatkan di seluruh fasilitas kesehatan untuk dapat diimplementasikan. Karena yang menerima layanan ini adalah masyarakat Toraja Utara itu sendiri,” tegas Natalia.
Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong mengapresiasi kinerja BPJS Kesehatan Cabang Makale serta Oganisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Toraja Utara yang berkontribusi pada program JKN sehingga Toraja Utara mendapat UHC Award.
“Saya pribadi ucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan akan penyelenggaran forum ini sehingga kita dapat bersama sama melihat bersama perkembangan program JKN di kabupaten Toraja Utara,” ucap Frederik.
Frederik mengatakan, ia telah menginstruksikan agar seluruh OPD yang terlibat dalam program JKN ini, agar mempertahankan Toraja Utara tetap pada posisi kabupaten yang UHC. Mengingat masyarakat luas telah merasakan mudah dan gampangnya ketika akan mengakses layanan kesehatan program JKN.
“Saya berharap agar jumlah kepesertaan Toraja Utara terus mengalami peningkatan, maka dari itu saya telah menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan untuk menyampaikan kepada Kepala Puskesmas bahwa jika ada bayi baru lahir agar segera didaftarkan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mendapatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga bisa didaftarkan sebagai peserta JKN,” ucap Frederik.
Penulis: Nober Salamba
