Selasa, 30 Mei 2023 14:37

Puskesmas Asparagus Tator Hadirkan Pemeriksaan HbA1C, Langkah Promotif-Preventif Program JKN

Puskesmas Asparagus Tator Hadirkan Pemeriksaan HbA1C, Langkah Promotif-Preventif Program JKN

Setiap peserta JKN bisa menjadi anggota klub Prolanis selama memenuhi syarat dan ketentuan.

TATOR, PEDOMANMEDIA – BPJS Kesehatan Cabang Makale bersama klub program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Asparagus dari Puskesmas Rantetayo, mengadakan senam Prolanis disertai dengan pemeriksaan rutin di halaman Puskemas Pembantu (Pustu) Tapparan, Kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja.

Pemeriksaan HbA1C adalah pemeriksaan dengan mengukur kadar atau prosentase glukosa.

Pengelola klub Prolanis Asparagus Puskesmas Rantetayo, Bernike Kambuno mengatakan, kegiatan ini cukup menyedot perhatian dari anggota klub prolanis yang terdiri dari 50 orang. Pada kesempatan tersebut hampir seluruhnya hadir.

Baca Juga

Bernike menambahkan bahwa saat ini puskesmas tidak hanya berfungsi sebagai pemberi pelayanan kesehatan kuratif, tapi juga promotif dan prefentif. Ini sesuai dengan marwah Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mengimplementasikan rujukan berjenjang.

“Puskesmas juga memegang peranan penting yaitu menjalankan fungsi promotif dan preventif. Mencegah lebih baik dari mengobati, prinsip inilah yang ada pada promotif dan preventif ini untuk menjaga kesehatan masyarakat serta deteksini dini penyakit yang diderita oleh masyarakat terutama untuk anggota klub prolanis.,” ujar Bernike Kambuno, Selasa (30/05/2023).

Lanjut Bernike mengungkapkan bahwa pemeriksaan bukan hanya HbA1C yang diberikan tiga sampai enam bulan sekali pada peserta Prolanis dengan diagnosa DM. Namun ada pula pemeriksaan tahunan yang terdiri dari microalbuminuria, kolesterol LDL dan HDL, kolesterol total, trigliserida, ureum dan kreatinin setiap enam bulan sekali pada peserta Prolanis dengan diagnosa DM dan Hipertensi.

“Melalui kegiatan ini puskesmas bergandeng dengan BPJS Kesehatan dalam pemberian pelayanan serta memaksimalkan fungsi promotif dan preventif serta peningkatan pelayanan kesehatan di puskesmas bagi peserta JKN apalagi kepada peserta yang diagnosa yang mengidap penyakit kronis,” ucap Bernike.

Setiap peserta JKN bisa menjadi anggota klub Prolanis selama memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Umumnya bagi penderita diabetes dan hipertensi. Bernike mengajak seluruh penderita penyakit tersebut untuk bergabung dengan klub Prolanis.

Sementara itu salah satu peserta klub Prolanis Asparagus, Tabita Paembonan (50) menceritakan pengalamannya ketika mengikuti klub pronalis. Awalnya ia menderita penyakit hipertensi, lalu dari puskesmas menawarkan untuk ikut menjadi anggota prolanis yang akan menjaga serta memantau saya yang sudah terkena penyakit ini.

“Tanpa ragu saya ikut klubnya dan setiap kegiatan dari klub prolanis asparagus selalu saya sempatkan hadir,” ujar Tabita Paembonan salah satu peserta klub Prolanis Asparagus, selasa (30/05/2023).

Tabita bersyukur dengan mengikuti klub Prolanis, ia merasa tidak takut lagi dengan penyakit hipertensi yang dideritanya karena sudah diberikan obat secara rutin serta dilakukan pemeriksaan setiap enam bulan sekali. Selain itu ia juga mendapatkan banyak sekali informasi terkait penyakit yang dideritanya.

“Sehingga saya dapat mengelolah penyakit ini, apa sih yang dapat memicunya serta bagaimana penanganannya. Bahkan semenjak bergabung dengan klub ini saya sudah mulai dapat beraktivitas kembali tanpa harus dihatui oleh penyakit hipertensi,” tutup Tabita.

Penulis: Nober Salamba

Editor : Muh. Syakir
#Program JKN #BPJS Kesehatan
Berikan Komentar Anda