Selasa, 21 Juli 2026 10:01

Pemprov Sulsel-Kementan Percepat Program PM AAS, Siapkan Lahan 91.340 Ha

Pemprov Sulsel-Kementan Percepat Program PM AAS, Siapkan Lahan 91.340 Ha

Penandatanganan komitmen tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan pemerintah kabupaten/kota.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kementerian Pertanian (Kementan) RI mempercepat implementasi program Perluasan Penerapan Budi Daya Padi metode Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS). Metode ini akan diterapkan di lahan seluas 91.340 hektare.

Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar pada Senin (20/7/2026). Rapat koordinasi tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel Jufri Rahman.

Dalam sambutannya, Jufri Rahman menyampaikan dukungan Pemprov Sulsel terhadap pelaksanaan Program PM-AAS. Program ini sebagai salah satu upaya meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani.

Baca Juga

Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBMP) Sulsel Zainal Abidin mengatakan budi daya padi PM-AAS mulai diterapkan tahun ini. Lahan yang disiapkan mencapai 91.340 hektare.

"Target penerapan budidaya padi PM-AAS di Sulsel pada 2026 mencapai 91.340 hektare. Target tersebut merupakan bagian dari strategi peningkatan produktivitas pertanian dalam mendukung swasembada pangan nasional," katanya.

Sementara Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengoptimalkan sektor pertanian melalui perluasan pemanfaatan lahan, peningkatan produktivitas, serta pelaksanaan berbagai program strategis.

Dia mengatakan Nilai Tukar Petani (NTP) terus menunjukkan tren peningkatan dan disebut menjadi yang tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Selain itu, ia juga memaparkan perkembangan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian selama periode 2000-2025 sebagai salah satu indikator pertumbuhan sektor pertanian nasional.

"Semoga target kita bisa mencapai swasembada dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," kata Taufiq dalam keterangannya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Dokumen Komitmen Pencapaian Target Program PM-AAS 1 Juta Hektare oleh Sekda Sulsel, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, serta para kepala daerah se-Sulsel.

Penandatanganan komitmen tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat implementasi Program PM-AAS guna mendukung target swasembada pangan nasional.

 

Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda