Bupati dan Kakan Kemenag Bone Ingatkan Jemaah Calon Haji Jaga Kesehatan-Kebersamaan
Apalagi budaya dan tradisi orang arab dengan Indonesia sangat berbeda, tentu dibutuhkan kebersamaan.
BONE, PEDOMANMEDIA - Bupati Bone Andi Fahsar M Padjalangi dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bone kompak mengingatkan jemaah calon haji agar selalu menjaga kesehatan. Kesehatan menjadi faktor yang sangat penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
Bupati Bone mengatakan, dalam menjalankan ibadah harus banyak istirahat. Karena perjalanan haji 70 persen ibadah menggunakan fisik, kesehatan. Untuk itu, kata dia, harus banyak istirahat dan menjaga kesehatan.
"Apa lagi cuaca di sana tidak bersahabat. Cuaca sangat memengaruhi kesehatan bapak ibu sekalian. Untuk itu, bagi yang merasa fisiknya bagus bantu teman jemaahnya. Karena keutuhan kelompok sangat dibutuhkan pada saat melaksanakan ibadah," ungkapnya.
"Selamat menjalankan ibadah haji kembali dengan utuh dengan predikat haji mabrur. jaga nama baik bangsa dan daerah," tambah Bupati saat melepas rombongan Calon Jemaah Haji Kloter 2 Kabupaten Bone Tahun 1444 H/2023 M di Aula Masjid Agung Al Markaz Al Ma'arif, Jumat malam (2/6/2023).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bone Abd Hapid M Talla juga mengingatkan jemaah calon haji agar menjaga kesehatan. Sebab kesempurnaan ibadah haji juga ditentukan oleh kesehatan.
"Saya selalu ingatkan kepada setiap jemaah haji, bahwa kesempurnaan rangkaian ibadah haji sangat ditentukan oleh faktor kesehatan, kebersamaan dan taat pimpinan dalam tim," ungkapnya, Sabtu (3/6/2023).
"Makanya salah satu yang sangat diperhatikan adalah kesehatan, sebaik apapun kemampuan manasik jemaah tanpa ditunjang dengan kesehatan maka tidak akan mampu melaksanakan ibadah secara sempurna," lanjutnya
Lebih lanjut mantan Kakan Kemenag Maros itu menjelaskan, begitupun dengan faktor kebersamaan, sangat menunjang pelaksanaan ibadah. Apalagi budaya dan tradisi orang arab dengan Indonesia sangat berbeda, tentu dibutuhkan kebersamaan dalam mengikuti setiap tahapan ibadah.
"Terkait taat pimpinan juga sangat menentukan kualitas ibadah, sehingga jemaah perlu mengikuti petunjuk pimpinan keloter, pembimbing ibadah dan tim kesehatan. Jangan semaunya saja jalan tanpa koordinasi dengan petugas kloter, apalagi kondisi jemaah kita yang memiliki resiko tinggi sangat besar," jelasnya.
Ketua PPIH Kabupaten Bone Abd Hafid M Talla yang juga selaku Kakan Kemenag itu Bone melaporkan jumlah jemaah laki-laki sebanyak 127, perempuan 261 dan kategori lansia sebanyak 92 orang.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
