Kamis, 22 Juni 2023 12:56

4 Jenderal Masuk Bursa Calon Wakapolri, Jokowi Restui Siapa?

Joko Widodo
Joko Widodo

Agar sosok itu dapat bersinergi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Trimedya Panjaitan mengungkap empat nama jenderal bintang tiga yang masuk bursa calon wakapolri pengganti Komjen Gatot Eddy Pramono. Presiden Joko Widodo akan memberi persetujuan siapa yang dianggap paling layak.

Empat nama itu ialah Kabaharkam Mabes Polri Komjen Fadil Imran, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Kalemdiklat Polri Komjen Purwadi Arianto, dan Irwasum Polri Komjen Ahmad Dofiri.

"Ada Pak Purwadi, kemudian Pak Fadil, Pak Dofiri, juga nama-nama yang kita dengar Pak Kabareskrim. Itu kita dengar," ujar Trimedya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/6/2023).

Baca Juga

Trimedya menyebutkan sejumlah hal yang menjadi kriteria penentu sosok pengganti Gatot Eddy. Trimedya berharap agar sosok itu dapat bersinergi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Terlebih, katanya, terkait reformasi kultural anggota Polri.

"Bisa membantu Kapolri untuk menuntaskan perilaku anggota Polri. Kita lihat satu lagi itu mantan kapolsek meras Rp 310 juta. Itu kan persoalan reformasi kultural di Polri ini masih jauh dari harapan ya. Padahal anggaran yang dikucurkan kepada mereka, alutsista yang diberikan pada mereka, peralatan-peralatan, termasuk kesejahteraan kan sudah luar biasa," ungkap Trimedya.

"Tugas pokoknya juga nanti adalah mudah-mudahan ada ditugaskan khusus oleh kapolri bagaimana menuntaskan reformasi kultural. Itu yang paling berat," imbuhnya.

Trimedya berharap agar wakapolri nantinya dapat diberikan kewenangan untuk mengawasi perkara yang ada di level Mabes Polri, Polda, hingga ke Polres. Dengan demikian, Trimedya berharap agar wakapolri dapat mengawasi penegakan hukum di daerah.

"Kalau ini kan mengangkat beban yang dia bisa keliling-keliling, wakapolri misalnya melihat proses penegakan hukum di daerah-daerah, kemudian bisa bersikap tegas memberikan rekomendasi kepada kapolri. Itu yang perlu dilakukan, karena di kepimpinan Pak Sigit ini tantangan Polri luar biasa beratnya menurut saya," tuturnya.

Terakhir, Trimedya juga berharap agar wakapolri dapat menjaga institusi Polri tetap netral menjelang Pemilu 2024. Dia mewanti-wanti agar jangan sampai Polri menjadi tidak netral di masa Pemilu.

"Apalagi menjelang tahun politik ini kita berharap netralitas Polri. Wakapolri ke depan ya bisa menjaga netralitas Polri dalam Pileg, Pilpres apalagi serentak nanti 14 Februari 2024," ungkapnya.

"Yang paling berat bagi Polri adalah nanti 2024 itu menjaga netralitas. Jangan sampai Polri keseret ke kanan ke kiri, gitu," imbuh dia.

 

Editor : Muh. Syakir
#Wakapolri #Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Berikan Komentar Anda