Kamis, 13 Juli 2023 13:04

Bupati Ombas Kembali Didesak Copot Kepala Bapenda, Buntut PAD Torut Jeblok

Paris Salu
Paris Salu

Ia berharap, kondisi ini direspons oleh Bupati agar bisa segera diambil langkah yang lebih produktif.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Setelah Komisi III DPRD Toraja Utara, desakan mundur kepada Kepala Bapenda Torut Paris Salu kembali disuarakan. Kali ini datang dari berbagai kelompok masyarakat.

Mereka mendesak Bupati Toraja Utara Yohanis Bassang (Ombas) mencopot Paris Salu. Seperti sebelumnya, desakan ini mencuat akibat jebloknya realisasi PAD Toraja Utara di 2022.

Irvan, salah satu tokoh pemuda Torut mengungkapkan, Paris Salu seharusnya sudah dievaluali sejak awal tahun. Menurutnya, Paris telah gagal mendongkrak realisasi PAD Toraja Utara.

Baca Juga

"Kami nilai beliau tidak mampu bekerja selaku Kepala Bapenda. Selama dia memimpin target pajak tidak pernah tercapai. Jadi semestinya ada evaluasi," tandas Irvan, Kamis (13/7/2023).

Bukan hanya PAD, PBB dan BPHTB tahun 2022 juga jeblok. Kata Irvan, dari target PBB sekitar Rp7-8 miliar, hanya tercapai sekitar Rp4 miliar.

"Inikan sangat jauh dari harapan. Makanya kita mendesak Bupati Torut agar segera mencopot Paris Salu sebagai Kepala Bapenda," tegas Irvan.

Dihubungi terpisah, Mikael B Tandirerung selaku Kepala Bidang Pajak Bapenda Torut mengakui sulitnya mencapai target PBB. Ia mengatakan, target yang dibebankan terlalu tinggi.

"Tahun lalu target kami juga tidak tercapai. Hanya terealisasi Rp3 miliar lebih. Kemudian di tahun ini dari Januari sampai sekarang pemasukan baru Rp1,8 miliar sedangkan target yang harus kami capai kurang lebih Rp7 miliar. Saya menilai target ini terlalu tunggi," beber Mikael.

Sementara itu Kepala Bapenda Toraja Utara Paris Salu saat dihubungi via telepon enggan merespons pertayaan wartawan. Ia mempersilakan PEDOMANMEDIA datang ke kantornya agar kata dia, ia bisa menjelaskan lebih detail.

Namun saat hendak ditemui di kantornya, Paris malah menghindar. Saat dihubungi lagi via telepon, ia tak memberi respons.

Kritik dari Komisi III DPRD

Sebelumnya Ketua Komisi III DPRD Torut Harun Rante Lembang juga mengkritik kinerja Bapenda. Ia mengatakan, kinerja Kepala Bapenda harusnya dievaluasi. Realisasi PAD sangat jauh dari target.

"Ini sangat memengaruhi karena target PAD jauh sekali dari harapan. Ditarget Rp75 miliar yang terelisasi hanya Rp47 miliar. Berarti kita ada defisit hampir Rp30 miliar," jelas Harun, Jumat (12/5/2023).

Menurutnya, jebloknya realisasi PAD memengaruhi program di masyarakat. Ia berharap, kondisi ini direspons oleh Bupati agar bisa segera diambil langkah yang lebih produktif.

"Sebaiknya dicopot saja. Minimal ada evaluasi. Kalau memang sudah tidak bisa bekerja sebaiknya diganti," tandasnya.

Tak hanya itu Harun juga mengatakan bahwa di sini banyak kegiatan namun Kepala Bapenda Paris Salu tidak bekerja maksimal. Ia dinilai tidak kreatif mencetak pundi pundi PBB.

"Karena beliau tidak bisa bekerja maksimal dan saya menilai beliau memang bukan basic-nya di situ. Karena di sana banyak kegiatan yang bisa menghasilkan PAD namun mereka tidak kelola," tegas Harun.

 

Penulis : Andarias Padaunan
Editor : Muh. Syakir
#Bupati Torut Yohanis Bassang
Berikan Komentar Anda