TATOR, PEDOMANMEDIA - Sejumlah kepala dinas di Pemkab Tana Toraja mengeluhkan mengendapnya pencairan anggaran di BPKAD. Dinas-dinas mengaku tak bisa menjalankan program karena biaya operasional nyaris tak ada lagi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja Alfian Andilolo misalnya, terang-terangan mengakui tak bisa apa-apa karena anggaran tak cair sampai sekarang. Ia mengaku sudah berusaha berkomunikasi dengan BPKAD, namun belum juga direspons.
"Tolong bantu saya lah sampaikan sama Ibu Retha (Kepala BPKAD Margaretha Batara) agar membayar. Berkas kami diproses supaya uangnya kami bisa cair," katanya kepada PEDOMANMEDIA, Selasa (28/12/2020).
Alfian juga mempertayakan alasan terhambatnya pencairan. Jika alasannya tak ada anggaran, lantas anggaran untuk program dinas selama ini dikemanakan.
"Ke manaka ini uanga? Karena semua OPD mengeluh mengenai uang kantor mereka yang sudah tidak bisa cair dari BPKAD. Dan ini bagus ditanyakan sama Pak Bupati. Karena tidak mungkin kalau saya yang pertayakan. Tidak ada etikanya kalau saya yang mau pergi tanya Pak Bupati," ketus Alfian.
Tidak hanya itu Alfian juga membeberkan bahwa sekarang sudah tidak ada lagi uang operasional. Program di OPD yang dipimpinnya hampir hampir vakum.
"Sekarang sudah tidak ada lagi biaya operasional kantor, baru ini bulan begini," katanya.
Sampai berita ini naik belum ada konfirmasi dari Kepala BPKAD Tator Margaretha Batara. (Andarias Padaunan).
BERITA TERKAIT
-
Lusa, Laksus Laporkan Dugaan Mark-up Pengadaan Internet Pemkab Tator ke Polda Sulsel
-
Program MBG Belum Merata di Tator, Bupati Zadrak Salahkan Investor
-
THR, TPG dan Gaji Ke-13 Guru di Tana Toraja Belum Cair, Nunggak Rp15 M
-
Cakupan JKN 99,42%, Pemkab Tana Toraja Raih Penghargaan UHC 2026
-
Lelang Jabatan, 25 ASN Pemkab Tator Berebut 8 Kursi Kepala OPD