Senin, 21 Agustus 2023 16:02

Kakan Kemenag Bone Minta Jajaran Berempati Bantu Siswa MTs Korban Laka Maut

Kakan Kemenag Kabupaten Bone Abd Hapid M Talla mengunjungi salah satu siswa korban lakalantas.
Kakan Kemenag Kabupaten Bone Abd Hapid M Talla mengunjungi salah satu siswa korban lakalantas.

Ia juga mengharapkan kepada seluruh satker khususnya lingkup Madrasah untuk menjadikan kasus kecelakaan ini sebagai pembelajaran.

BONE, PEDOMANMEDIA - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bone Abd Hapid M Talla mengimbau seluruh jajarannya agar berempati membantu siswa MTs Patangnga yang menjadi korban lakalantas maut. Ia juga berharap seluruh satker khususnya lingkup Madrasah untuk menjadikan kasus lakalantas ini sebagai pembelajaran.

Hal ini disampaikan Kakan Kemenag Bone seusai membesuk siswa MTS Patangnga korban lakalantas di RSUD Tenriawaru Bone. Kakan Kemenag bersama Kakanwil Kemenag Provinsi Sulsel Khaeroni.

Diketahui lakalantas terjadi di Desa Waji, Kecamatan Tellusiattinge, Sabtu (19/8/2023). Mobil pikap yang mengangkut puluhan siswa MTs Patangnga terguling keluar dari badan jalan.

Baca Juga

Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan dua korban jiwa, sementara lainnya dirawat di RSUD Tenriawaru, RS Hafsah dan RS M Yasin.

Rombongan Kemenag Provinsi dan Kabupaten itu menyampaikan perhatian atas apa yang menimpa siswa MTS Patangnga. Terlebih masih ada 8 siswa MTs Patangnga yang terbaring di RSUD Tenriawaru Bone.

Kehadiran Kakanwil Kemenag Sulsel beserta rombongan dari Kemenag Bone diharap dapat mengurangi beban pilu para korban dan kerabat.

Abd Hapid M Talla mengatakan, seluruh jajaran turut berduka cita sekaligus mengucapkan belasungkawa yang sedalam dalamnya terhadap korban meninggal pada kejadian tersebut.

"Begitu juga terhadap puluhan siswa yang mengalami luka parah, baik yang dirawat di Rumah Sakit Umum Tenriawaru dan Rumah Sakit Hafsah. Semoga semuanya dapat diatasi medis dan sembuh dalam keadaan sehat,"ungkapnya, Senin (21/8/2023).

Lebih lanjut ia menghimbau kepada seluruh jajaran untuk berempati memberikan bantuan seikhlasnya kepada korban yang saat ini dirawat di dua rumah sakit di Bone.

Pihaknya sangat prihatin setelah melihat kondisi korban secara langsung bersama Kakanwil Kemenag Sulsel desertai Kabag TU dan Kabid PHU Kanwil Kemenag Sulsel.

Ia juga mengharapkan kepada seluruh satker khususnya lingkup Madrasah untuk menjadikan kasus kecelakaan ini sebagai pembelajaran. Artinya, ketika ada keinginan untuk siswa untuk melakukan kegiatan luar sekolah, tentu harus lebih selektif memberikan izin.

Terlebih seperti kegiatan rekreasi yang banyak melibatkan orang, perbaikan berbagai aspek termasuk tempatnya di mana, transportasinya baik kondisi mobil, kapasitas mobi, siapa yang kemudian hingga pertimbangan lain.

"Kami berharap kejadian ini menjadi pengalaman berharga, sehingga ke depan musibah tidak terjadi lagi," tutupnya.

Hal senada disampaikan Kasubag TU Kemenag Bone Ahmad Yani. Ia berharap siswa yang masih sementara dirawat di rumah sakit, segera diberi kesembuhan dan keluarga diberi kesabaran.

"Begitu pula 2 anak kita yang meninggal, keluarga besar kementerian Agama Kabupaten Bone menyampaikan duka mendalam. Semoga keduanya ditempatkan di surga serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran," ungkapnya.

"Dan sesuai arahan dan petunjuk pimpinan, kami mengajak kepada teman-teman ASN Kemenag Bone agar bersama-sama berempati sebagai bentuk solidaritas untuk saling bergandengan tangan meringankan beban anak-anak kita dan keluarganya," imbuhnya.

 

Penulis : Abustan Abiy
Editor : Muh. Syakir
#Kakan Kemenag Bone
Berikan Komentar Anda