Jemaah Haji Makassar Heboh Pamer Emas, Kakan Kemenag Bone Ingatkan Jangan Berlebihan
Bea Cukai Makassar akan memeriksa dua jemaah haji asal Makassar, Sulsel yang pamer emas sepulang dari haji.
BONE, PEDOMANMEDIA - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Bone Abd Hafid M Talla mengingatkan jemaah haji Bone agar tidak berlebihan ketika pulang dari melaksanakan ibadah haji. Hal ini disampaikan Hafid usai dua jemaah haji Makassar viral pamer emas.
"Sudah diinfokan ke jemaah, terkait kasus kloter 1 kemarin, agar tidak terlalu berlebihan ketika jemaah tiba nanti di bandara Makassar," kata Hafid M Talla kepada PEDOMANMEDIA, Senin (10/7/2023).
Lebih lanjut mantan Kakan Kemenag Maros itu mengatakan, pihaknya dan para pemateri manasik haji, sebelum jemaah haji berangkat selalu disampaikan agar saat kembali nanti jangan terlalu glamor.
"Tapi yang begini sangat sulit dicegah karena seolah-olah sudah bagian dari tradisi bagi orang Bugis Makassar, hanya faktor kesadaran saja yang bisa menghalangi untuk bisa berpakaian sederhana," lanjut Hafid
"Dan memang mereka para jemaah perempuan, jauh sebelumnya sudah dipersiapkan gaun seperti itu. Mereka menganggap pakaian seperti itu bagian dari 'pakaian kerajaan', sehingga sulit dihindari," tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Bea Cukai Makassar akan memeriksa dua jemaah haji asal Makassar, Sulsel yang pamer emas sepulang dari haji. Pihak Bea Cukai akan mengklarifikasi terkait pajak impor perhiasan yang dibawa keduanya.
Diketahui, dua jemaah haji tersebut memiliki emas masing-masing 180 gram dan 1 kilogram. Kepala Bea Cukai Makassar Zaeni Rahman mengaku salah satu yang akan diperiksa yakni wanita bernama Suarnati Dg Kanang (46). Suarnati akan dimintai keterangan pekan depan di kantor Bea Cukai Makassar.
"Jadi rencananya kita akan mencoba klarifikasi ke ibu haji (Suarnati), mungkin minggu depan," ujar Zaeni dikutip detikcom.
Zaeni menegaskan pemeriksaan itu sifatnya sebatas mengklarifikasi, hal ini untuk memastikan apakah emas itu sudah dibawa dari rumahnya sebelumnya atau dibeli sepulang dari berhaji.
Tidak hanya Suarnati, jemaah haji bernama Mira Hayati juga akan dipanggil. Mira juga pamer emas 1 kilogram emas sepulang dari berhaji.
"Tentunya akan menjadi perhatian kita. Belum tentu juga beliau (Mira Hayati) debarkasi kembalinya di Makassar, bisa jadi di bandara lain," urai Zaeni.
Menurut Zaeni jika perhiasan emas itu memang dibeli saat berhaji dan dibawa pulang ke tanah air, maka berpotensi dikenakan pajak.
