Tekan Stunting, ini Terobosan Baru yang Bakal Diterapkan Pemkab Enrekang
Selain itu, dalam pelaksanaan program ini akan di kawal dan dilakukan pendampingan oleh penyuluh pertanian
ENREKANG PEDOMANMEDIA - Pemerintah Kabupaten Enrekang tengah merencanakan pemanfaatan pekarangan untuk tanaman sayur-sayuran. Ini salah satu program untuk mendorong kualitas kesehatan keluarga dalam menekan prevalensi stunting.
Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Enrekang Amri menjelaskan bahwa program ini telah dianggarkan melalui APBD 2023 dengan melibatkan kurang lebih 580 kelompok wanita tani (KWT). Mereka tersebar di setiap dusun dan lingkungan di Enrekang.
"Pemamfaatan pekarangan untuk tanaman sayur sayuran akan tercukupi kebutuhan sehari-hari di dapur. Jadi untuk kebutuhan sumber pendapatan keluarga fokus di kebun, untuk kebutuhan keluarga di dapur fokus di pekarangan," ucap Amri, Rabu (6/9/2023).
Menurutnya, pengelolaan pekarangan secara swakelola oleh masing masing pemilik pekarangan melalui kelompok wanita tani akan di-supor oleh pemda. Pemda akan menyalurkan bantuan bibit tanaman sayu-sayuran dan poliback untuk penyemaian.
Selain itu, dalam pelaksanaan program ini akan di kawal dan dilakukan pendampingan oleh penyuluh pertanian yang ada di setiap desa. Kata Amri, program ini akan menjadi prioritas di setiap keluarga.
"Diharapkan hasil dari tanaman sayur sayuran di pekarangan sehat dan bebas dari pestisida. Untuk penggunaan pupuknya diupayakan penggunaan pupuk organik," imbuhnya.
