Muh. Syakir : Minggu, 12 November 2023 08:48
Aktivitas THM yang dikeluhkan warga di Tana Toraja.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Aparat kepolisian bersama Pemkab Tana Toraja didesak menyelidiki dugaan adanya tempat hiburan malam (THM) di Tana Toraja yang mempekerjakan anak di bawah umur. Warga juga melaporkan dugaan praktik prostitusi.

"Di Tana Toraja khususnya wilayah Mengkendek sekarang marak aktivitas tempat hiburan malam. Ini sangat menggangu masyarakat sekitar. Kami juga mendapat laporan THM banyak mempekerjakan anak di bawah umur," ujar, salah seorang warga Tator, Redox, Minggu (12/11/2023).

Redox mengungkapkan, masyarakat telah melayangkan protes atas kehadiran THM di tengah permukiman. Masyarakat juga melaporkan adanya pekerja di bawah umur yang melakukan praktik prostitusi.

"Makanya kita mendesak kepolisian dan dinas terkait agar menertibkan THM ini. Izinnya harus diperiksa. Kalau tidak ada, ya harus segera ditutup," tandas Redox.

Selain itu, Redox juga mempertanyakan kehadiran para DJ yang beraktivitas hingga dini hari dan sangat mengusik ketenangan warga.

"Pak bupati, pak kapolres tolong dong tertibkan kegiatan THM yang sudah mulai merajalela di Toraja. Apalagi mereka sampai hadirkan DJ yang diduga kuat mempekerjakan anak di bawah umur. Kami juga khawatir ini mengarah ke praktik prostitusi," ucapnya.

Anak anak di bawah umur itu kabarnya didatangkan dari berbagai daerah di luar Toraja. Mereka disebut dipekerjakan untuk melayani para tamu.

"Di THM itu mereka melayani tamu tamu. Kami menduga ini sudah ada praktik prostitusi. Nah ini yang kami minta agar diselidiki," ucapnya.