Selasa, 19 Desember 2023 16:30

Tarung Ulang Mizar-Pipink di Dapil 5 Sulsel Bakal Sengit, ini Hitung-hitungannya

Mizar Roem dan Arum Spink
Mizar Roem dan Arum Spink

Keduanya punya strategi masing-masing. Tapi kata dia, yang terpenting dilakukan dalam pergerakannya mereka tidak saling mengiris agar potensi penambahan kursi bisa terjadi.

BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA - Ketua DPD Partai NasDem Bulukumba, Arum Spink memutuskan untuk kembali masuk ring kontestasi pemilihan umum legislatif (Pileg) 2024. Ia menantang petahana Partai NasDem di Dapil 5 Sulsel yang meliputi Kabupaten Bulukumba dan Sinjai, Mizar Roem.

Kedua figur ini, pernah bertarung sebelumnya di Pileg tahun 2019. Saat itu, Mizar kalah suara atas rivalnya Arum Spink. Namun saat ini, putra dari mantan Ketua DPRD Sulsel M Roem itu, tak bisa dianggap enteng. Apalagi, posisinya sekarang sebagai petahana.

Sebaliknya pun demikian. Pipink begitu Arum Spink akrab disapa, juga tak bisa dianggap remeh. Ia adalah tokoh politik yang cukup populer, khususnya bagi masyarakat Bulukumba dan Sinjai.

Baca Juga

Manajer Strategi dan Operasional Jaringan Suara Indonesia (JSI), Nursandy Syam mengatakan bahwa Mizar-Pipink merupakan figur kuat di internal Partai NasDem Dapil 5 Sulsel. Hanya saja, figur lain juga patut diwaspadai.

"Pertarungan di internal NasDem bukan hanya melibatkan Mizar-Pipink, tetapi caleg lain juga tetap perlu diperhitungkan," kata Nursandy Syam kepada PEDOMANMEDIA, Selasa, 19 Desember 2023.

Menurut Nursandy Syam, keduanya punya strategi masing-masing. Tapi kata dia, yang terpenting dilakukan dalam pergerakannya mereka tidak saling mengiris agar potensi penambahan kursi bisa terjadi.

Sebab, rivalitas keduanya bisa memberi keuntungan bagi Partai NasDem di Dapil 5 Sulsel. Keberadaan keduanya, bersama caleg lainnya turut memberi insentif elektoral bagi peningkatan Partai NasDem dalam menambah kursi.

"NasDem punya potensi menambah kursi, andai pergerakan caleg-caleg yang dimiliki massif di sisa waktu yang ada," kata Nursandy Syam.

Ia berpendapat lebih dalam bahwa APK (alat peraga kampanye) yang massif dipasang oleh Mizar Roem, merupakan langkah yang tepat dalam membangun euforia dirinya di tengah upayanya meraih dukungan pemilih.

Namun kata Nursandy lagi, Arum Spink punya popularitas. Sebab itu, ia kelihatannya lebih cenderung memanfaatkan media sosial untuk kepentingan sosialisasinya.

"Dalam kontestasi Pileg, pemasangan APK di ruang publik tak selalu sejalan dengan hasil di TPS. Arum Spink tentu punya formulanya sendiri dalam menyikapi iklim kompetisi yang dihadapi," jelas Nursandy Syam.

Pakar politik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Sukri Tamma berpandangan bahwa pertarungan antara Mizar Roem dan Arum Spink, akan sangat seru jika dilihat dari sejarah rivalitasnya di 2019, di mana pemenang saat itu adalah Arum Spink.

Meski begitu kata dia, suara Arum Spink di Pileg 2019 lalu, tak serta merta akan sama pada Pileg 2024 mendatang. Tetapi, hasil 2019 itu tetap menjadi potensi untuk bisa dikonversi menjadi suara di 2024 karena pernah diraih sebelumnya oleh Arum Spink.

"Masalahnya sekarang, posisi Arum Spink bukan lagi petahana. Sementara sekarang Mizar Roem sebagai anggota legislatif, tentu punya ruang untuk mengakses semua wilayah di dapil 5 Sulsel," ungkap Sukri Tamma.

Dengan demikian, ia memprediksi bahwa Mizar sedikit lebih diuntungkan. Sehingga dua hal sekaligus bisa dilakukan oleh Mizar, yaitu menunjukkan kinerjanya sebagai anggota dewan, serta membangun imej untuk bersosialisasi.

"Jadi pertarungan ini sangat menarik, untuk melihat siapa sebenarnya pemenang sejati. Tentu juga dengan memperhatikan kandidat lain, karena kandidat lain juga berupaya maksimal, dan itu akan mempengaruhi konstalasi," terang Sukri Tamma.

Sementara, Sekretaris DPW Partai NasDem Sulsel Syaharuddin Alrif memilih hemat bicara. Ia menuturkan, skema kembalinya Arum Spink, serta masuknya Wakil Ketua DPRD Bulukumba Hj Aminah Syam dan beberapa caleg kuat lainnya merupakan upaya untuk menambah kursi.

"Untuk dapat kursi banyak," singkatnya ketika dikonfirmasi.

Sebelumnya juga, Direktur Nurani Strategic Consulting, Nurmal Idrus berpendapat bahwa posisi petahana di Pileg 2024 nanti, tidak akan berjalan mulus. Sehingga, petahana harus bekerja keras untuk mempertahankan posisinya.

"Menurut saya, petahana sangat tidak aman. Seperti misalnya di NasDem dan Golkar. Arunk Spink di NasDem kini kembali dan menantang Mizar Roem," kata Nurmal Idrus kepada PEDOMANMEDIA, belum lama ini.

Hanya saja, Nurmal Idrus lebih dalam berpandangan bahwasanya Mizar Roem lebih diuntungkan dengan posisinya saat ini sebagai petahana. Posisi itu, katanya, banyak opsi untuk meraih dukungan yang lebih besar.

"Tetapi, Arum Spink tak bisa dianggap enteng karena penguasaannya di wilayah Bulukumba," kata Nurmal Idrus.

Penulis : Saiful
Editor : Muh. Syakir
#Pileg 2024
Berikan Komentar Anda