Sabtu, 09 Januari 2021 22:43

Nama Mantan Ketua PB HMI ada di Manifes Insiden Sriwijaya Air, Bersama 61 Penumpang

Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

Selain Mulyadi, juga ada nama istrinya, Makrufatul Yeti Srianingsih. Mulyadi diketahui merupakan Ketua PB HMI pada periode 2016-2018.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Nama mantan Ketua PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Mulyadi masuk dalam daftar manifes penumpang pesawat Sriwijaya Air yang hilang kontak, Sabtu (09/01/2021).

Selain Mulyadi, juga ada nama istrinya, Makrufatul Yeti Srianingsih. Mulyadi diketahui merupakan Ketua PB HMI pada periode 2016-2018.

Kabar kepastian itu juga datang dari Badko HMI Kalimantan Barat (Kalbar). Menyebut nama Mulyadi dipastikan berada di dalam pesawat dengan nomor penerbangan SJ 182.

Baca Juga

"Kita memastikan dan melakukan pencarian informasi valid. Dari data nama yang beredar penumpang yang ada, benar ada kanda Mulyadi mantan Ketum PB HMI," aku Ketua Badko HMI Kalbar, Fikri Hakil Nur di Pontianak.

Selain Mulyadi dan istrinya, juga ada sebanyak 60 penumpang lainnya yang masuk dalam daftar manifes yang beredar itu. Jadi total penumpang 62, dengan rincian dua pilot, empat kru kabin, 46 penumpang dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi.

Saat ini, Tim SAR dan Basarnas mulai melakukan pencarian dengan membentuk posko. Namun malam ini, prosesnya terkendala pencahayaan.

"Kami tetap usahakan untuk menemukan titik pasti jatuhnya pesawat tersebut," kata Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayjen TNI Bambang Suryo Adi dalam keterangan resminya.

"Sekitar 1,5 mil sampai 2 mil dari mulut pantai, di situlah kami melakukan pencarian," lanjutnya.

Bambang Suryo pun menyebut jika pesawat itu diduga jatuh di perairan Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

"Kami menerima informasi pukul 14.55 WIB soal Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak. Setelah itu kami koordinasi dengan pihak Bandara Soekarno-Hatta," terangnya.

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi mendapat kabar jika ada pesawat jatuh di sekitar Pulau Laki, pada Sabtu (09/01/2021) pukul 14.30 WIB.

Dia juga bilang, informasinya menyebut pesawat jatuh itu meledak.

"Iya katanya ada (pesawat jatuh) tadi jam 14.30 WIB. Mungkin saat ini sedang ada pencarian. Infonya ada (pesawat) yang jatuh, meledak di Pulau Laki," akunya.

Manajer Branch Communication and Legal Bandara Soerkarno-Hatta, Haerul Anwar pun sebelumnya mengatakan, pesawat itu hilang kontak di sekitar Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

"Nomor penerbangannya SJY 182, nomor registrasinya PKCLC," sebutnya.

Editor : Budi Santoso
#Ketua PB HMI #Sriwijaya Air #Pesawat Hilang Kontak #Pesawat Jatuh
Berikan Komentar Anda