Temui Bupati Maros, Kepala BPKP Sulsel Sampaikan Hasil Pengawasan
Thematic Comprehensive Assurance merupakan gabungan dari tools pengawasan evaluasi perencanan, audit atas pelaksanaan
MAROS, PEDOMANMEDIA – Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan Mohamad Risbiyantoro melakukan kunjungan ke Kabupaten Maros dan disambut langsung oleh Bupati Maros Chaidir Syam di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Maros.
Kunjungan ini diselenggarakan dalam rangka koordinasi sekaligus silaturahmi untuk meningkatkan sinergi antara BPKP dengan Pemerintah Kabupaten Maros. Hadir dalam pertemuan ini Inspektur Kabupaten Maros Alfian Amri, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Maros, Pejabat Struktural dan Koordinator Pengawasan serta Pengendali Teknis dan Pejabat Fungsional Auditor Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan.
Pada pertemuan ini Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan Mohamad Risbiyantoro menyampaikan ikhtisar hasil pengawasan yang diselenggarakan oleh Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan pada Pemerintah Kabupaten Maros. Diantaranya hasil penilaian SPIP Terintegrasi dan Kapabilitas APIP, pengawasan atas Proyek Strategis Nasional Kereta Api Maros–Parepare, pengelolaan keuangan dan aset desa, serta kondisi PDAM Kabupaten Maros.
Hal ini diharapkan dapat menjadi masukan serta memberikan rekomendasi strategis bagi Pemerintah Kabupaten Maros. Dalam kesempatan tersebut Mohamad Risbiyantoro juga menyampaikan terkait inovasi hasil pengawasan yang sedang digagas beliau yakni Peningkatan Kualitas Informasi Hasil Pengawasan guna Penjaminan Pencapaian Tujuan Program Pemerintah melalui Thematic Comprehensive Assurance (TCA) Initiative.
Bupati Maros Chaidir Syam sangat mengapresiasi inovasi yang digagas oleh Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Selatan dan mengharapkan inovasi ini dapat memperkuat peran APIP/Inspektorat dalam melaksanakan pengawasan terhadap program dan kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Maros.
Thematic Comprehensive Assurance merupakan gabungan dari tools pengawasan evaluasi perencanan, audit atas pelaksanaan, akuntabilitas program/kegiatan, dan manajemen risiko serta evaluasi pencapaian tujuan program/kegiatan yang menjadi sebuah kesatuan program pengawasan yang lebih komprehensif dan terintegrasi mulai dari perencanaan hingga pencapaian dan pengukuran outcome.
Selain itu melalui langkah kerja yang terintegrasi tentunya akan menghasilkan informasi hasil pengawasan yang lebih komprehensif yang dapat dimanfaatkan pimpinan daerah dalam menentukan arah kebijakan dan keputusan yang lebih baik.
