Mobil Tangki Terguling di Wajo Diduga Selundupkan BBM Subsidi, Polisi Dalami
Di tangki mobil tertulis PT Celebes Perkasa Energi. Salah satu sumber menyebut bahwa BBM itu berasal dari Kabupaten Bulukumba
SENGKANG, PEDOMANMEDIA - Mobil tangki pengangkut BBM yang mengalami kecelakaan di Kecamatan Takkalalla, Kabupaten Wajo, hari Minggu lalu diduga mengangkut BBM ilegal. Polisi mendalami kemungkinan itu.
"Kita dalami dugaan itu (BBM ilegal)," ujar Kasat Reskrim Polres Wajo Iptu Aditya Pandu Drajat, Jumat (19/1/2024).
Dari hasil penelusuran diketahui, mobil nahas tersebut berasal dari Kabupaten Bulukumba dan menuju ke Morowali, Sulteng. Kecelakaan terjadi pada Minggu pagi di daerah Takkalalla.
Menurut Aditya, pihaknya masih sementara penyelidikan serta mengumpulkan informasi dan bukti bukti terkait mobil tangki pengangkut BBM tersebut. Ia mengakui, penyidik mendalami apakah jenis BBM yang diangkat punya legalitas atau tidak.
"Saat ini masih kita dalami terus dan proses penyelidikan apakah ini benar adanya sesuai informasi yang beredar. Itu kita selidiki," ujarnya.
Saat ini mobil tangki tersebut sudah diamankan dan dititip di Mapolsek Takkalalla Wajo. Sopir sudah dimintai keterangan.
Pihaknya kata Aditya tengah menunggu konfirmasi dari pihak perusahaan di Makassar.
Sedangkan Kapolsek Takkalalla Wajo, AKP Asrudi yang dikonfirmasi terpisah tak menampik adanya kemungkinan truk tersebut mengangkut BBM ilegal. Ia mengatakan, polisi sedang bekerja sekarang untuk memastikan semuanya.
Sebelumnya, mobil tangki warna biru putih bernomor polisi DD-8904-HF yang dikemudikan oleh RU (25) mengalami kecelakaan di Takkalalla. Truk tersebut mengangkut BBM jenis solar sebanyak 8.000 liter.
Di tangki mobil tertulis PT Celebes Perkasa Energi. Salah satu sumber menyebut bahwa BBM itu berasal dari Kabupaten Bulukumba yang akan diselundupkan ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).
“Solar dari Bulukumba mau dibawa ke Morowali. Untuk mengelabui petugas, pada bodinya tertulis Solar Industri padahal solar subsidi dan ada juga tulisan Pertamina padahal ini penyelundup solar bukan agen Pertamina,” tutur sumber yang tidak ingin disebut namanya.
- 1
- 2
- 3
- 4
