Rahma Amin : Selasa, 06 Februari 2024 00:16
Pihak Polres Gowa saat ekspose kasus Senin (05/02/2024).

GOWA, PEDOMANMEDIA - Polres Gowa mengamankan pelaku peredaran narkoba jenis sabu yang diedarkan melalui transaksi media sosial Instagram. Sebanyak 148,1244 G'tram sabu diamankan dari tangan pelaku.

Kapolres Gowa, AKBP Reonald Trauli Simanjuntak mengatakan, pelaku yang ditangkap tersebut bernama Khaidir Ali Rasul. Sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas.

Khaidir Ali Rasul diamankan pada Selasa 16 Januari 2024 lalu di sebuah kos-kosan di Jalan Parang Bandang Kelurahan Parang Banoang, Kecamatan Pallangga, Kab Gowa.

"Jadi dia menjual barang-barang ini melalui akun Instagram, dimana dia jual di akun instagram id akun @dg.ngewa.007 " ungkap Reonald.

Pelaku kata Reonald merupakan warga Gowa di Jalan Syekh Yusuf, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. "Kami dari Polres Gowa, khususnya dari Satnarkoba Polres Gowa kita release penangkapan terpidana narkotika dengan barang bukti sabu, " ujarnya, Senin (05/02/2024).

Adapun barang bukti yang diamankan yakni: 1(satu) buah dos HP Vivo warna putih yang didalamnya: 3 (tiga) sachet plastic bening sedang yang masing-masing di dalamnya berisi kristal bening diduga mengandung narkotika golongan I jenis sabu, dengan berat 140,3704 gram.

19 sachet plastic bening yang berisi keristal bening di duga mengandung narkotika golongan I jenis sabu, dengan berat 5,7234 gram, 28 (dua puluh delapan) potongan pipet yang di dalamnya berisi Kristal bening di duga mengandung narkotika golongan I jenis sabu, dengan berat 2,0306 Gram. 2 buah timbangan elektrik dan 2 unit Hp. Total berat barang bukti Sabu adalah 148,1244 Gram.

"Pelaku menjual narkotika jenis sabu dari bulan Oktober 2023, dan apabila pelaku berhasil menjual sabu 200 gram tersebut maka pelaku mendapat keuntungan 5 juta, pelaku disangkakan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman 5 Tahun pidana penjara maksimal 20 Tahun penjara serta seumur hidup atau hukuman mati," tutup Reonald.