Jusrianto : Jumat, 15 Januari 2021 14:45
Reruntuhan akibat gempa di Sulbar.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Gempa kembali mengguncang Sulbar, Jum'at dini hari sekitar pukul 01.30 Wita berkekuatan 6,2 M dilaporkan menimbulkan beberapa kerusakan bangunan di Majene dan Mamuju. Tercatat 18 orang meninggal di Mamuju dan 9 orang di Majene.

Kalaska BPBD Sulbar Darno Majid mengatakan, gempa yang terjadi berdampak pada dua kabupaten yakni Majene dan Mamuju.

"Di Mamuju sendiri kami laporkan sudah 18 orang meninggal dunia akibat runtuhan gempa. Majene tercatat 9 orang meninggal," katanya, Jum'at (15/1/2021).

Ia menjelaskan, kantor gubernur Sulbar mengalami kerusakan yang sangat parah. Diantaranya setengah dari kantor sudah ambruk.

"Mungkin kondisinya sudah tidak bisa ditempati apalagi kita mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya gempa susulan," bebernya.

Ia pun menghimbau masyarakat agar siap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya gempa susulan.

"Kami sudah menggelar pertemuan dengan Forkopimda untuk membahas langkah-langkah yang kita lakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya tsunami," ungkapnya.

"Kita khawatir jangan sampai tidak terjadi tsunami. Kami Pemprov Sulbar menghimbau kepada masyarakat. Kalau mengungsi tolong mengungsi di tempat yang aman," tambahnya.

Untuk titik pengungsi di Mamuju sendiri ditempatkan di stadion. Di Majene sendiri juga ditempatkan di stadion tapi mereka diawasi.